Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»DAU Menurun, Pemkab Matim Berhentikan Ratusan THL
NTT NEWS

DAU Menurun, Pemkab Matim Berhentikan Ratusan THL

By Redaksi29 Oktober 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim) memberhentikan ratusan tenaga harian lepas (THL) mulai tahun anggaran 2021.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat bernomor Organ.065/614/X/2020 yang ditandatangani Bupati Agas Andreas pada Selasa (27/10/2020).

Bupati Agas, dalam surat itu menjelaskan, Dana Alokasi Umum (DAU) pada RAPBD tahun anggaran 2021 mengalami penurunan dan berdampak pada terbatasnya alokasi belanja. Itulah sebabnya, Pemkab Matim memangkas THL.

“Salah satu langkah kebijakan yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, dilakukan rasionalisasi atau pengurangan tenaga harian lepas lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur,” tulis Agas.

Melalui surat itu, Bupati Agas menyebutkan, “kebijakan tentang pengurangan Tenaga Harian Lepas minimal 20% dari jumlah THL yang ada, kecuali Perangkat Daerah yang jumlah THL dibawah 10 orang.”

Selanjutnya, Bupati Agas menyatakan, kebijakan untuk THL yang tidak diperpanjang masa kerjanya diserahkan sepenuhnya kepada para Kepala Perangkat Daerah dengan kriteria, yakni umur maksimal 58 tahun, masa kerja terendah, dan kinerja dan tingkat kedisiplinan rendah.

Khusus untuk tenaga fungsional di Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) seperti guru THL dan BOSDa, akan dibahas khusus dengan perangkat daerah terkait.

Penulis: Leo Jehatu
Editor: Yohanes

Agas Andreas Manggarai Timur Matim
Previous ArticleSentil Mahasiswa Ikut Demo, Megawati: Apa Sumbangsih Kalian untuk Bangsa dan Negara Ini?
Next Article Bupati Manggarai Timur Berhentikan 333 THL, Berikut Rinciannya

Related Posts

Mahasiswa Jakarta Gelar Aksi Peduli Gempa Flores NTT

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.