Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»180 Peserta Siap Ikuti Simulasi Protokol Keselamatan dan Keamanan di Labuan Bajo
Regional NTT

180 Peserta Siap Ikuti Simulasi Protokol Keselamatan dan Keamanan di Labuan Bajo

By Redaksi6 November 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rapat Koordinasi Simulasi Protokol Keselamatan dan Keamanan Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang digelar bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Marina Bay, Labuan Bajo, Selasa (03/11/2020) (Foto: Dok BOPLBF)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Simulasi standar protokol keselamatan dan keamanan yang akan digelar di Labuan Bajo pada 12 November 2020 akan diikuti 180 peserta.

Mereka datang dari berbagai institusi sebagai upaya meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk berkunjung destinasi wisata super prioritas tersebut.

Sebanyak 180 peserta dengan rincian 104 orang dari BASARNAS dan 76 orang lainnya dari Institusi lain seperti TNI, Polri-Polres, BNPB-BPBD, dan Pemerintah Daerah. 

Para peserta menggunakan 22 alat utama (Alut) yang terdiri dari 9 unit Alut Laut, 5 unit Alut Udara (Helikopter), dan 10 Unit Alut Darat.        

Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) Shana Fatina menjelaskan, simulasi Protokol Keselamatan dan Keamanan di Labuan Bajo ini penting sebagai bentuk pernyataan sikap keseriusan terhadap status super prioritas yang disandang Labuan Bajo.

“Ini adalah bentuk perhatian khusus pemerintah pusat kepada Labuan Bajo. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, kita menyatakan bahwa Labuan Bajo aman untuk dikunjungi,”ujar Shana saat Rapat Koordinasi  Simulasi Protokol Keselamatan dan Keamanan Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang digelar bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Marina Bay, Labuan Bajo, Selasa (03/11/2020).

Shana menjelaskan, simulasi ini juga bentuk pernyataan sikap kepada dunia luar bahwa Labuan Bajo siap menyambut wisatawan. 

Di era adaptasi kebiasaan baru ini, kata dia, momen pembenahan sekaligus momen kebangkitan pariwisata Labuan Bajo menuju destinasi kelas dunia. 

“Sukses atau tidaknya pelaksanaan simulasi ini juga memerlukan dukungan dari semua elemen baik yang terlibat secara langsung maupun yang tidak  langsung. Terutama masyarakat yang ada di sekitar Labuan Bajo secara khusus,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Pengawas Pengendali (Wakawasda) Kegiatan Simulasi AKBP Bhakti Suhendrawan menjelaskan, rangkaian kegiatan ini terdiri dari tiga jenis simulasi evakuasi kejadian alam dan non alam yaitu gempa bumi dan tsunami. Simulasi evakuasi akan dilaksanakan di Pantai Pede. 

Selain itu, dilakukan evakuasi kejadian serangan jantung pada wisatawan di Pulau Komodo, evakuasi kapal tenggelam atau terbakar di perairan Marina Bay-Pelabuhan KP3, serta protokol penanganan Covid-19 yang akan dimasukkan dalam ketiga  jenis simulasi tersebut.

“Rakor kali ini berfokus pada pengecekan kesiapan tiap komponen dan personil yang bertugas saat pelaksanaan kegiatan simulasi, dan diharapkan bisa berjalan dengan lancar,” kata AKBP Bhakti.

Untuk diketahui, rakor tersebut dipimpin langsung oleh Staf Khusus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bidang Keamanan, Irjen. Pol. Adi Deriyan Jayamarta.

Hadir pula Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BASARNAS Amirullah, dan Perwakilan dari BNPB-BPBD, BMKG, TNI, serta Polri.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

BOPLBF Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleMengapa Harus Membaca Majalah VOXNTT?
Next Article Dugaan Keracunan Massal, Dinkes TTS Ambil Sampel Makanan

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.