Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Covid-19 di NTT Capai 872 Kasus, Kontribusi Terbesar dari Transmisi Lokal
HEADLINE

Covid-19 di NTT Capai 872 Kasus, Kontribusi Terbesar dari Transmisi Lokal

By Redaksi18 November 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Covid-19
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNtt.com-Gugus Tugas Covid-19 Nusa Tenggara Timur kembali memperbaharui data jumlah kasus terbaru. Dari data Gugus Tugas Covid-19 NTT, Selasa (17/11/2020) jumlah kasus baru mencapai 872 kasus.

Jumlah pasien covid-19 yang masih dirawat  240, sementara 15 orang meninggal, dan pasien sembuh 617.

Kota Kupang menjadi lokasi peningkatan kasus Covid terbanyak dengan jumlah 151 kasus. Sementara itu, Kabupaten Ngada menjadi penyumbang terbanyak kedua yakni 37 kasus diikuti Manggarai 9 kasus. Berdasarkan persebarannya di 21 kabupaten terkecuali Manggarai Timur, Ende, Alor, Malaka, dan Sabu Raijua masuk dalam zona merah covid-19.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur dr Meserasi Ataupah penambahan kasus covid-19 di Nusa Tenggara Timur dikarenakan transmisi lokal.

“Kasus transmisi lokal memiliki kontribusi yang besar dalam peningkatan kasus positif covid-19 di NTT,” katanya dilansir dari Antara.com.

Saat ini, proses pendidikan pada daerah zona merah di NTT terpaksa dilaksanakan dari rumah. Kegiatan belajar tatap muka di sekolah  diganti dengan proses belajar daring. Ibadat, pesta, dan perkumpulan dibatasi dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Penulis: Yos A

covid-19 Kota Kupang Virus Corona
Previous ArticlePergi Karena Masalah, Pulang Demi Akhlak? Di Mana Revolusi Mental?
Next Article Ikan Nila di Desa Liang Sola Bakal Dikelola Bersama

Related Posts

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026

Kasus Dugaan Penggelapan Dokumen PH Tanah 10 Hektare di Kupang Berakhir Damai

2 Juni 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.