Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tanam Porang dan Jagung, Bupati Agas Dorong Sertifikasi dan Pembangunan Pabrik Pakan
Regional NTT

Tanam Porang dan Jagung, Bupati Agas Dorong Sertifikasi dan Pembangunan Pabrik Pakan

By Redaksi7 Desember 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Matim Agas Andreas, SH,M.Hum didampingi Ketua DPRD Matim Heremias Dupa diterima secara adat saat kegiatan penanaman secara simbolis bibit Porang dan jagung, Jumat (4/12/2020)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com-Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, didampingi Ketua DPRD, Heremias Dupa melakukan penanaman secara simbolis bibit porang dan jagung di Desa Rana Kulan, Kecamatan Elar dan Desa Wela Lada Kecamatan Sambi Rampas, Matim, Jumat (4/12/2020).

Bupati Agas pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Desa Rana Kulan dan seluruh masyarakat karena sudah berperan aktif dalam membudidayakan tanaman ini.

“Saya minta tanaman porang yang ada di Kabupaten Manggarai Timur atau Porang dari NTT menjadi porang terbaik di Indonesia,” ungkapnya.

Bupati Agas juga mengusahakan dan mendorong proses sertifikasi tanaman porang sehinga sumber bahan utamanya berasal dari Matim, NTT.

“Saya melihat daerah ini sangat cocok untuk mengembangkan tanaman porang untuk itu jagalah keasliannya. Tidak boleh menggunakan pupuk kimia gunakan pupuk organik agar unsur hara tanah tetap terjaga dengan baik,” pesan Bupati Agas.

Agas menjelaskan, penanaman porang secara simbolis ingin menunjukan komitmen pemerintah dalam mendukung budidaya tanaman tersebut di kabupaten Matim.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Agas juga melakukan penanaman secara simbolis bibit jagung di Desa Wela Lada, Kecamatan Sambi Rampas.

“Kita mendorong petani untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong supaya bisa meningkatkan kualitas pertanian kita dengan baik”, jelasnya.

Bupati Matim berharap kepada masyarakat desa Wela Lada untuk terus mengembangkan tanaman jagung dengan baik dan bisa menjadi contoh untuk desa-desa yang lain di Manggarai Timur.

Tahun depan, lanjutnya, Manggarai Timur akan membangun pabrik pakan ternak dan salah satu bahan bakunya adalah jagung.

Penulis: Filmon Hasrin

Editor: Irvan K

Agas Andreas Manggarai Timur Pertanian NTT
Previous ArticleSebelum Turun KKN, Mahasiswa UNIKA Ruteng Gelar Pembekalan
Next Article Mewujudkan Prokompim Kota Kupang yang Efektif di Era Digital dan Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.