Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Jadi Korban “Santapan” Komodo, Pekerja Proyek KSPN di Loh Buaya Alami Luka Parah
HEADLINE

Jadi Korban “Santapan” Komodo, Pekerja Proyek KSPN di Loh Buaya Alami Luka Parah

By Redaksi10 Desember 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sebuah foto memperlihatkan seekor komodo dewasa berpapasan dengan sebuah mobil dumptruck viral di media sosial. Tampak seekor komodo sedang berjalan dari arah berlawanan dan mengambil sisi kanan bagian depan mobil tersebut. Sedangkan mobil dump truck terlihat mengangkut besi beton dan terlihat dua orang pekerja berada di atasnya. (Foto: IG Afioma)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Salah satu pekerja Proyek Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Loh Buaya, Pulau Rinca, Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Manggarai Barat (Mabar) menjadi “santapan” Komodo.

Akibat dari peristiwa itu, pekerja yang diketahui bernama Elias Agas (46) mengalami luka robek cukup dalam pada kaki bagian kiri dan juga terdapat pada pergelangan tangan kanan.

Diketahui, saat melakukan kerja di Loh Buaya, Elias tiba-tiba disergap dan digigit Komodo yang berukuran besar dari belakang.

Kepala Seksi Pengamanan Pulau Rinca Kawasan TNK Julius Buki mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 09 Desember 2020 pukul 15.15 Wita.

Julius menjelaskan, saat mendapat informasi, pihak BTNK langsung datang ke lokasi dan mengevakuasi korban.

“Begitu mendapat informasi tersebut rekan-rekan petugas jagawana dari Balai TNK yang ada di lokasi langsung berhasil mengevakuasi korban,” ungkap Julius Buki seperti yang dilansir dari mediaindonesia.com

Dia menambahkan, setelah itu korban langsung diantar ke Labuan Bajo untuk mendapatkan perawatan yang lebih lanjut.

Hingga kini, VoxNtt.com belum berhasil mendapatkan informasi dari keluarga Elias Agas.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Komodo Mabar Manggarai Barat
Previous ArticlePilkada Manggarai, Hery Nabit: Kita Unggul Tebal
Next Article Unggul Tipis pada Pilkada Malaka, SN-KT Siap Audit dari Desa hingga Kabupaten

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.