Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»10 Pejabat Esensial Manggarai Divaksin
KESEHATAN

10 Pejabat Esensial Manggarai Divaksin

By Redaksi6 Februari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Manggarai melakukan pelayanan vaksinasi perdana kepada 10 orang pejabat esensial, Kamis (04/02/2021) pukul 10.00 Wita.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Cobid-19 Kabupaten Manggarai Lodoviius D. Moa menjelaskan, kesepuluh pejebat esensial tersebut terdiri dari perwakilan TNI, Kepolisian, Pengadilan Negeri Ruteng, perwakilan DPRD Manggarai, perwakilan organisasi profesi yang terdiri dari IDI dan PPNI, tokoh agama dan perwakilan institusi pendidikan, serta asisten satu.

Lodovikus pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat karena telah mengalokasikan vaksin untuk Kabupaten Manggarai.

“Selanjutnya nanti kami lagi menunggu untuk tahap berikutnya, berapa nanti total vaksin yang diberikan kepada masyarakat umum,” tukas Lodovikus.

Ia mengaku, ada beberapa tenaga kesehatan di Manggarai yang tidak diperbolehkan menerima vaksin. Hal itu karena ada beberapa tenaga kesehatan yang positif Covid-19.

“Jumlah 2.166 orang. Jumlah ini tidak termasuk dalam jumlah yang positif,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Manggarai Asumpta Djone mengatakan, tujuan dilakukan vaksinasi yakni untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, dan menjaga produktivitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi.

“Mulai hari ini, vaksinasi dilaksanakan secara serentak di 23 puskesmas tambah 1 (satu) rumah sakit yang ditunjuk melaksanakan vaksinasi tahap pertama,” katanya.

Ia berpesan agar orang-orang yang telah divaksin tetap mengikuti protokol kesehatan.

“Antibodi atau kekebalan baru terbentuk setelah 14 hari dan akan sempurna terjadi kekebalan setelah 28 hari,” jelasnya.

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Manggarai Virus Corona
Previous ArticleGenset Rusak, RSUD Ben Mboi Gelap dalam 25 Menit
Next Article Gubernur NTT Larang Warga Makan di Warung

Related Posts

Keuskupan Ruteng Wanti-wanti Dampak Tambang Mangan PT SJA di Reok

4 Juli 2026

Camat Reok Cup III Siap Bergulir Pertengahan Juli

2 Juli 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.