Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Cuaca Buruk, Nelayan di Kabupaten Kupang Parkir Sampan
Regional NTT

Cuaca Buruk, Nelayan di Kabupaten Kupang Parkir Sampan

By Redaksi6 Maret 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yakobus Mesak (55), nelayan di Desa Tanah Merah
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNtt-Sejumlah Nelayan di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, belum bisa bernafas lega.

Pasalnya, hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) belakangan ini, memaksa mereka untuk berhenti melaut.

Yakobus Mesak (55), seorang nelayan di Desa Tanah Merah mengaku bahwa cuaca yang buruk sangat menganggu aktivitas nelayan.

“Kalau tidak hujan, sekali turun kami bisa dapat (penghasilan) lima puluh sampai enam puluh ribu. Kalau sekarang turun tidak bisa dapat apa-apa,” ujur Yakobus saat diwawancari VoxNtt, Selasa, (23/02/21).

Pria yang akrab disapa Kobus ini melanjutkan bahwa, selain cuaca yang buruk, kapal nelayan juga tidak mendukung untuk berlayar.

“Kami hanya punya sampan kecil. Beda dengan tempat lain, macam di Oesapa. Mereka dapat bantuan pemerintah. Kalau hujan reda, peluang dan hasil lebih banyak kalau pakai kapal yang besar,” tuturnya.

Ia berharap penyediaan kapal nelayan dapat menjadi perhatian desa, juga pemerintah kabupaten.

Penulis: Erik

Editor: Irvan K

Kabupaten Kupang
Previous ArticleKetum PRD, Agus Jabo Priyono: Lebih Baik Tunggu Vaksin Nusantara Buatan Terawan
Next Article Puji Tuhan! Paroki Manufui Galang Dana, Rumah Reyot Nenek Emilia Direnovasi

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.