Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ruas Jalan Penghubung Tiga Kecamatan di TTU Rusak Berat
Regional NTT

Ruas Jalan Penghubung Tiga Kecamatan di TTU Rusak Berat

By Redaksi18 Maret 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga Desa Kuluan, Kecamatan Biboki Feotleu, Kabupaten TTU sementara memperbaiki ruas jalan ke desa tersebut, Senin, 15 Maret 2021 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Ruas jalan yang menghubungkan kecamatan Biboki Selatan, Biboki Utara dan Biboki Feotleu, Kabupaten Timor Tengah Utara saat ini dalam keadaan rusak berat.

Titik yang rusak berat di antaranya ruas jalan Manufui-Lurasik (penghubung Kecamatan Biboki Selatan dan Biboki Utara) tepatnya mulai dari lokasi Manenu, Desa Tautpah hingga samping Kantor Camat Biboki Utara atau sepanjang kurang lebih 15 km.

Kemudian ruas jalan Manenu-Non (Penghubung Kecamatan Biboki Selatan dan Biboki Feotleu), tepatnya mulai dari lokasi Manenu, Desa Tautpah hingga masuk ke Kampung Non, Desa Kuluan.

Selain itu ruas jalan Lurasik -Manumean yang baru beberapa tahun lalu diaspal, namun saat ini sudah mulai rusak.

Anggota DPRD TTU asal dapil Biboki Agustinus Tulasi saat ditemui VoxNtt.com di kediamannya, Selasa (16/03/2021), mengakui jika salah satu persoalan utama yang dihadapi masyarakat di wilayah yang diwakilinya yakni terkait jalan rusak.

Ia mencontohkan untuk ruas jalan Manufui-Lurasik yang menghubungkan Kecamatan Biboki Selatan dan Utara, kondisinya sangat memprihatikan.

Selain kondisi jalan yang rusak, pada ruas jalan tersebut juga terdapat longsor dan bahkan ada yang putus.

“Juga ada warga yang secara swadaya sering timbun lubang di jalan pakai batu, akibatnya saat hujan malah kondisinya lebih parah,” tutur Ketua Fraksi Golkar di DPRD TTU itu.

Ruas jalan Manufui-Lurasik tepatnya di samping Kantor Camat Biboki Utara yang hingga saat ini dalam keadaan rusak berat saat terpantau VoxNtt.com beberapa waktu lalu (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)

Agustinus menambahkan, saat melakukan reses di wilayah Kecamatan Biboki Feotleu pada Senin, 15 Maret 2021 lalu, dia mendapat keluhan masyarakat terkait kondisi ruas jalan menuju wilayah Desa Kuluan.

Menurutnya, akses jalan ke Desa Kuluan, Kecamatan Biboki Feotleu saat kondisi hujan nyaris terisolasi.

Jika hendak menuju Kuluan melewati ruas jalan Makun-Non, maka pengendara selain harus menghadapi medan jalan yang cukup menantang juga harus melintasi dua sungai yang sampai saat ini belum ada jembatan.

Sementara jalur menuju Kuluan melewati ruas jalan Manenu-Non tidak bisa dilewati saat ini karena ada jembatan yang putus.

“Dari Makun ke Kuluan itu hanya 10 km, tapi kondisinya rusak parah sekali, tidak pernah aspal, ruas jalan ini akan menjadi prioritas bagi saya untuk diperjuangkan dalam sidang-sidang di DPRD mendatang,” tegas anggota DPRD TTU dua periode itu.

Agustinus menambahkan, selama ini dia sudah sering menyuarakan agar ruas jalan penghubung tiga kecamatan tersebut bisa segera diperbaiki.

Namun lantaran terkendala anggaran, perjuangannya pun sering menghadapi jalan buntu.

Meski begitu, dia optimistis ke depannya perjuangan agar ruas jalan tersebut bisa diperbaiki akan berhasil.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten TTU Yanuarius Salem menyatakan, pada prinsipnya pihaknya siap bekerja keras untuk memperbaiki ruas jalan penghubung tiga kecamatan tersebut.

Namun kendala terbesar yang dihadapi Dinas PUPR, kata dia, yakni kekurangan anggaran.

Hal itu lantaran alokasi anggaran untuk Dinas PUPR jumlahnya juga terbatas.

“Anggaran kan dari Bappeda sudah bagi, untuk Dinas PUPR sekian, dinas yang lainnya sekian, jadi kami kerja berpatokan pada itu (jumlah anggaran) tetapi tetap ada perhatian, seperti ruas jalan Manufui-Lurasik memang tidak tuntas tapi tahun 2015 dan 2016 itu kita ada tangani meski baru sebatas sampai di Sufa (Desa Tautpah),” tutur Yanuarius saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Kamis (18/03/2021).

Yanuarius mengaku untuk tahun anggaran 2021, alokasi anggaran dari dana alokasi umum (DAU) untuk pembangunan jalan di Kabupaten TTU sama sekali tidak ada.

Sehingga untuk tahun ini pengerjaan ruas jalan hanya mengandalkan dana alokasi khusus (DAK) yang diperuntukkan bagi tiga ruas jalan.

Ketiganya yakni lanjutan ruas jalan Supun-Ban’Ulu (Kecamatan Biboki Selatan),Tuntun-Tamis (Kecamatan Miomafo Timur) dan Fatuhaen-Fatualam (Kecamatan Insana Barat).

“Kalau anggarannya mencukupi saya pikir tidak ada persoalan. Contohnya seperti tahun ini untuk jalan sama sekali tidak ada (anggaran dari DAU) kecuali dari DAK,” tutur Yanuarius.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Dinas PUPR TTU TTU
Previous ArticlePengusaha Tutup Jalan, Pelajar di Kota Kupang Lewati Jembatan Kayu ke Sekolah
Next Article Kejari Kota Kupang Berkomitmen untuk Berantas Korupsi

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.