Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Isu Alat Kelamin Membesar dan Nafsu Seks Meningkat Warnai Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Nagekeo
HUKUM DAN KEAMANAN

Isu Alat Kelamin Membesar dan Nafsu Seks Meningkat Warnai Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Nagekeo

By Redaksi26 Maret 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Aula Sekda Nagekeo, Jumat (26/03/2021) (Foto: Patrick/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Isu alat kelamin menjadi besar dan nafsu seks meningkat usai menerima suntikan vaksin Covid-19 ramai dibicarakan di tengah pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Nagekeo, NTT, Jumat (26/03/2021).

Situs berita Indotimur.com, media online asal Maluku Utara merilis, seorang pria berinisial MK mengaku mengalami pembesaran alat kelamin dan nafsu seks meningkat usai menerima suntikan vaksin Covid-19 pada 23 Februari 2021 lalu.

Sayangnya, tidak dijelaskan dalam berita itu terkait jenis vaksin Covid-19 yang digunakan hingga akhirnya penerima vaksin mengalami efek pembesaran alat vital dan peningkatan nafsu seks.

Berita tentang kehebohan pembesaran alat kelamin serta meningkatnya nafsu seks usai disuntik vaksin sempat menyebar di beberapa grup media sosial facebook, termasuk “Ngada Bangkit”.

Di grup yang sudah beranggotakan 102.601 ini, pemilik akun Patrick Marhaen mengirim tautan berita media online Indotimur. com tentang seorang pria penerima vaksin Covid-19 berinisial MK yang mengaku mengalami pembesaran alat kelamin dan nafsu seks meningkat usai menerima suntikan vaksin pada 23 Februari 2021 lalu.

Isu ini pun mendapat tanggapan beragam netizen sehari sebelum Pemerintah Kabupaten Nagekeo menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 di Aula Sekda Nagekeo.

“Hahhhahae…. awalnya saya keberatan mau di Vaksin…. pas Baca ini semangat 69 saya semakin menggebu²” kelakar pemilik akun Lothar Imateus Geu pada kolom kementar kiriman Patrick Marhaen di grup facebook “Ngada Bangkit”.

“Jangn aneh”le, ksh pengaruh yang baik,kami yng vaksin sdh 2 kali aman”TDK terjadi apa”jngn bkn takut yang lain kerna masyarakat blm di vaksin yang vaksin baru orng kesehatan 🙏🙏🙏🙏🙏” komentar pemilik akun Selli Sengo.

Screenshot komentar netizen di grup facebook “Ngada Bangkit”

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo Dokter Ellya Dewi, malah menanggapi rumor itu dengan ekspresi menggelitik dan tertawa saat VoxNtt.com mengkonfirmasinya di sela- sela kegiatan vaksinasi Covid-19.

Di Kabupaten Nagekeo sendiri, ini adalah kegiatan pemberian vaksinasi tahap dua.

Kepala Bidang Pengendalian dan pencegahan penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo Ermelinda Rangga mengatakan, vaksinasi tahap dua ini diberikan khusus bagi pelayan publik.

“Ini tahap dua, khusus untuk pelayan publik. Ada ASN termasuk jurnalis,” kata Ermelinda.

Adapun jumlah peserta pada tahap dua yang telah menerima suntikan vaksinasi Covid-19, CoronaVac jenis multi dose dari pabrikan Sinovac ini sebanyak 500 orang peserta dengan peserta utama aparatur sipil Negara (ASN).

Bupati Nagekeo dan sejumlah jurnalis juga turut disuntik vaksin Covid-19 ini.

Sedangkan pada tahap satu, pelayanan vaksinasi jenis single dose juga dari pabrikan Sinovac telah diberikan khusus kepada 908 petugas medis atau tenaga kesehatan pada 3 Februari 2021 lalu.

Hingga saat ini, Dinas kesehatan Kabupaten sedang menunggu hasil pencatatan total warga Nagekeo yag telah menerima suntikan vaksin dari beberapa titik yang menyelenggarakan kegiatan pemberian suntikan vaksinasi Covid-19.

Selain nyeri pada bekas suntikan dan mengantuk hingga saat ini belum dilaporkan adanya dampak buruk akibat dari vaksinasi Covid-19 di Nagekeo.

Seluruh peserta penerima vaksin direncanakan akan mendapat suntikan vaksinasi kedua pada tanggal 23 April 2021 mendatang.

Bila terdapat gejala pasca dilakukan vaksinasi, petugas meja menyarankan agar segera menghubungi petugas vaksinator yang direkomendasikan atau berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Virus Corona
Previous ArticleLama Tenggelam, Musisi Nasional asal NTT Ini Mengaku Rugi Usai Ganti Nama
Next Article Takut Jarum Suntik, Jurnalis di Nagekeo Dipeluk Dokter Ellya Dewi

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

Dapur MBG Gako Dihentikan karena Berdiri di Atas Tanah yang Telah Diserahkan ke Pemda

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.