Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Diduga Dihantam Gelombang, Nelayan di Kupang Hilang
Regional NTT

Diduga Dihantam Gelombang, Nelayan di Kupang Hilang

By Redaksi31 Maret 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim Basarnas Kabupaten Kupang saat melakukan pencarian di Laut Oebelo. (Foto: Tarsi Salmon).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNtt.com-Aji Daud (24), Nelayan asal Kabupaten Kupang dikabarkan hilang saat melaut di perairan Panmuti, Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Rabu (31/03/2021).

Setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban, Tim Basarnas Kupang langsung diterjunkan untuk mencari korban.Dijelaskan, tim SAR yang diterjunkan untuk mencari sebanyak 10 orang dilengkapi peralatan, Rescue Car 1 Unit, Truck Personil 1 Unit, Palsar Air (1 Buah Perahu Karet), RIB 10, Alkom, Pal medis dan palsar pendukung lainnya.

Baca: RCTI Bantah Terlibat Kasus Penipuan yang Menyeret Nama Miss Indonesia Nadia Riwu Kaho

Pihak Basarnas mengatakan, Aji Daud terjatuh karena dihantam gelombang dan angin kencang sehingga korban terjatuh dari perahu

“Menurut laporan yang diterima bahwa korban terjatuh dari perahu karena dihantam gelombang dan angin kencang,” kata Kepala Kantor SAR Kupang, Emi Frizer.

Dilaporkan bahwa satu orang terjatuh dari perahu motor tersebut saat mencari ikan menggunakan pukat

Hingga berita ini diturunkan, korban belum berhasil ditemukan.

Penulis: Tarsi Salmon

Editor: Boni J

Basarnas Basarnas Kabupaten Kupang Kota Kupang nelayan hilang SAR
Previous ArticleRCTI Bantah Terlibat Kasus Penipuan yang Menyeret Nama Miss Indonesia Nadia Riwu Kaho
Next Article Kubu KLB Moeldoko Ditolak Pemerintah, Demokrat NTT: Masih Ada Keadilan

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.