Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dampak Badai Siklon Tropis Seroja di Kelurahan Oebobo: 72 Rumah Rusak, Satu Warga Luka
Regional NTT

Dampak Badai Siklon Tropis Seroja di Kelurahan Oebobo: 72 Rumah Rusak, Satu Warga Luka

By Redaksi7 April 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petugas di Kantor Lurah Oebobo sementara mendistribusikan paket bantuan bagi warga berdampak badai, Rabu, 07 April 2021 siang.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Akibat badai tropis Seroja Minggu hingga Senin dini hari lalu, sebanyak 72 rumah wilayah Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang rusak dan satu orang mengalami luka.

Lurah Oebobo Jhon Edward Purba, mengatakan untuk sementara terdapat dua posko yang dibangun. Sedangkan bantuan kepada warga berdampak sementara dalam proses pendistribusian.

“Kelurahan Oebobo dampak bencana kerusakan rumah-rumah untuk sementara ada 72 rumah rusak berat, sedang, ringan. Pengungsian ada dua titik dan ada satu orang korban mengalami luka,” ungkap Jhon, Rabu (07/04/2021) pagi.

Jhon mengaku belum menghitung kerugian secara menyeluruh. Meski begitu, ada kerugian material berupa peralatan elektronik, dan perabot rumah tangga.

“Lokasi pengungsian ada di RT 14 RW 12 dan RT 03 RW 01. Hari ini memberi bantuan sembako dari Bank Indonesia di Kantor Lurah Oebobo,” katanya.

Diketahui, pascabencana badai tropis Seroja beberapa hari lalu, banyak rumah warga yang mengalami kerusakan.

Selain rumah, aktivitas warga juga sempat terhenti. Hingga kini, BPBD Kota Kupang terlihat di beberapa lokasi di kota itu untuk membersihan puing bangunan dan pohon yang tumbang dan menutupi badan jalan.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Kabupaten Kupang
Previous ArticleHingga Kini Jenazah Deno Kamelus Masih Disemayamkan di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo
Next Article Jenazah Mantan Bupati Manggarai Deno Kamelus Diantar ke Ruteng

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.