Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bupati Korinus Masneno: Tidak Mungkin di Semua Tempat Saya Harus Hadir
Regional NTT

Bupati Korinus Masneno: Tidak Mungkin di Semua Tempat Saya Harus Hadir

By Redaksi9 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korinus Masneno bersama Komandan Brigif Naibonat saat mengunjungi posko bencana di Gereja Emil Naibonat, Jumat (09/04/2021)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT-Banyak pihak menilai Kabupaten Kupang paling lamban menangani dampak bencana badai tropis seroja di wilayah itu.

Namun Bupati Kupang Korinus Masneno menyebut bahwa pihaknya sudah bekerja ekstra.

“Duka begini ada yang teriak-teriak pak bupati tidak datang. Padahal yang teriak-teriak juga kondisinya tidak apa-apa,” kata Korinus, Jumat (09/04/2021) siang.

Terkait dimarahi oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat pada Rabu (08/04) kemarin, Korinus menyebut itu wajar.

BACA JUGA: Diduga Telantarkan Korban Bencana, Gubernur Perintahkan Pol-PP Jemput Paksa Bupati Kupang

“Saya kira wajar-wajar namanya seorang Gubernur dalam kondisi begini. Sebenarnya saya juga sudah tangani. Tidak mungkin di semua tempat saya harus tangani aparatur saya yang ada di situ. Kalau ada masyarakat sekarang ini yang bilang rumah kami hancur makanan tidak ada semua berteriak lalu saya harus hadir kan tidak mungkin,” ujarnya.

Meski demikian, Bupati Korinus menyebut pihak TNI dan Polisi mengambil peran besar dalam upaya penanganan bencana.

Rumah warga hanyut dibawa banjir bandang di Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT)

“Tapi ada semua mulai dari Polisi, Tentara dan aparat saya hadir. Kalau ada yang teriak kami tidak sampai di sana yah saya mau bagaimana lagi. Tetapi kita tidak boleh menyalahkan rakyat. Kalau rakyat lagi kecewa kita tidak boleh menyalahkan mereka lagi. Mereka mau omong apa saja terserah. Dengan begitu menjadi dorongan bagi kita untuk kerja lebih keras,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kupang, menurut Bupati Korinus, masih berupaya untuk mendata semua korban bencana yang terjadi di wilayah itu.

Kerusakan Parah

Menurut pengamatan VoxNtt.com, Jumat (09/04), daerah yang juga mengalami rusak parah akibat badai tropis siklon Seroja pada Minggu (04/04) hingga Senin (05/04) dini hari lalu, yakni sepanjang jalan Trans Timor dari Noelbaki hingga Naibonat. Kerusakannya tampak di kiri kanan jalan.

Tidak hanya pohon-pohon tumbang, banyak rumah yang rusak berat hingga hanyut dibawa banjir bandang.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Kabupaten Kupang
Previous ArticleSidang Kasus Tanah Keranga Masuk Tahap Pemeriksaan Setempat
Next Article Update Korban Bencana NTT: 166 Orang Meninggal Dunia, 54 Masih Hilang

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.