Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Antisipasi Aksi Lanjutan, Polisi Lakukan Pengamanan di Matani
HUKUM DAN KEAMANAN

Antisipasi Aksi Lanjutan, Polisi Lakukan Pengamanan di Matani

By Redaksi24 April 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Polisi tampak berjaga-jaga di lokasi kejadian
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT- Polisi melakukan pengamanan pasca-aksi perkelahian
di RT 20, Dusun 03, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Jumat (23/04/2021) kemarin. Polisi rutin melakukan pengamanan di lokasi kejadian sejak Jumat malam.

Kapolsek Kupang Tengah Ipda Elpidus Kono Feka, Sabtu (24/04/2021) siang, menjelaskan situasi terakhir di lokasi kejadian sudah aman terkendali.

“Memang ada tadi malam teman-teman korban datang untuk bakar lilin. Kebetulan teman-teman dari kepolisian ada di lokasi makanya menyarankan mereka untuk tunda dulu,” ujar Ipda Elpidus.

Ia juga meminta agar masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk tidak terprovokasi dan percaya pada isu-isu yang sumbernya tidak jelas.

“Pokoknya untuk warga kita imbau untuk jangan terprovokasi terhadap berita yang belum tentu benar tapi kami dari Polsek, Polres dan Polda akan senantiasa menjaga di lokasi kalau ada hal-hal yang menonjol kami akan laporkan ke atasan,” jelasnya.

Ipda Elpidus mengatakan, semua perkembangan penyelidikan di balik kasus tersebut akan disampaikan oleh Kapolres Kupang.

Diberitakan sebelumnya, satu orang tewas dan beberapa korban luka-luka akibat penyerangan oleh sekelompok mahasiswa di RT 20, Desa Penfui Timur.

Baca di sini sebelumnya: Diduga Tak Terima Kedapatan Mencuri Ayam, Pelaku Boyong Kerabat Serang Warga Matani

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang
Previous ArticleNyanyian Syukur untuk Aprili
Next Article Ikatan Alumni Persaudaraan Kupang Raya Yogyakarta Gelar Aksi Donor Darah

Related Posts

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.