Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Medsos»Mengaku Bersalah, Pemuda TTU Ini Minta Dimaafkan PT Ivaro Ventura
Medsos

Mengaku Bersalah, Pemuda TTU Ini Minta Dimaafkan PT Ivaro Ventura

By Redaksi14 Mei 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bonefatius Abi, warga Desa Sainoni, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten TTU (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Bonefatius Abi, warga RT 002, RW 001, Desa Sainoni, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten TTU menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terhadap PT Ivaro Ventura.

Permohonan maaf itu dilakukan atas postingannya di Facebook pada 29 Oktober 2020 lalu yang dianggap telah merugikan PT Ivaro Ventura.

Postingan yang menggunakan akun Facebook atas nama Boni Abi Timor itu, yakni “Stop Korbankan Pekerja TTU Demi Kepentingan Pribadi”.

Selain menulis pernyataan tersebut, Bonefatius juga ikut menulis pada kolom komentar yang menyinggung PT Ivaro Ventura.

Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada PT Ivaro Ventura.

Dalam rilisnya yang diterima VoxNtt.com, Jumat (14/05/2021), Bonefatius mengaku tindakannya tersebut didasari atas sikap spontanitas dan emosi semata.

Padahal dalam kenyataannya PT Ivaro Ventura sudah banyak membantu masyarakat di Kabupaten TTU. Itu terutama dalam mendukung peningkatan perekonomian masyarakat maupun untuk penyediaan lapangan kerja.

“Ini menjadi satu pembelajaran untuk saya dan teman-teman pengguna media sosial untuk lebih berhati-hati menggunakan kata-kata dalam postingan,” tutur Bonefatius.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticlePadang Sabana Nanga Lok Tawarkan Semangat Baru
Next Article AHY Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Malaka

Related Posts

Gubernur Melki Laka Lena Kenang Sosok Raymundus Fernandes sebagai Politisi dan Pelayan Masyarakat yang Tulus

29 Maret 2025

Gubernur NTT Kunjungi TTU, Pantau Pelayanan Kesehatan dan Program Makan Bergizi Gratis

29 Maret 2025

Penyidik Polsek Noemuti Diadukan ke Polda NTT atas Dugaan Ketidakprofesionalan

25 Maret 2025
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.