Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Oknum Polisi di Nagekeo Meninggal Dunia, Diduga Keracunan Miras Oplosan
HEADLINE

Oknum Polisi di Nagekeo Meninggal Dunia, Diduga Keracunan Miras Oplosan

By Redaksi18 Juni 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Seorang anggota Polisi di Polres Nagekeo dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat intensif diruangan Gawat darurat RSD Aeramo. Saat ini, jenazah Bripka Pinem sedang diantar menuju rumah duka di Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, VoxNtt.com- Seorang anggota Polisi di Polres Nagekeo dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat intensif di ruangan Gawat darurat RSD Aeramo selama hampir 5 jam.

Bripka Julianus Pinem (35) dinyatakan meninggal pada Jumad 18 Juni 2021.

Dikabarkan, Bripka Pinem dan para pekerja wanita tempat hiburan malam di Coklat Cafe melakukan pesta miras sejak 16 Juni 2021 kemarin.

17 Juni 2021 tengah malam, Bripka Pinem dan beberapa orang wanita pekerja di tempat hiburan malam dilarikan ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Danga, Kabupaten Nagekeo.

Karena kondisinya yang kian kritis, Bripka Pinem kemudian dirujuk ke RSD Aeramo pada pukul 08:00 Witta.

Kepala Ruang UGD RSD Aeramo mengatakan, sekitar pukul 12:57 Bripka Pinem dinyatakan meninggal dunia setelah didiagnosis mengalami gagal jantung (Cardiac arrest e.c) syok kardiounik.

Saat ini, jenazah Bripka Pinem sedang diantar menuju rumah duka di Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo.

Brpika Julianus Pinem meninggalkan seorang seorang istri dan tiga orang anak yang masih kecil.

Penulis: Patrik Djawa

Editor: Irvan K

Miras Polres Nagekeo
Previous ArticleOknum Polisi di Polres Nagekeo Diduga Keracunan Miras Oplosan Bersama Ladies
Next Article 6 Terdakwa Kasus Keranga Divonis Bersalah, Marten Deo Dapat Hukuman Penjara Terlama

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.