Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ribuan Belalang Serang Padi di Persawahan Wae Reca
Regional NTT

Ribuan Belalang Serang Padi di Persawahan Wae Reca

By Redaksi19 Juni 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ribuan belalang serang padi di persawahan Wae Reca (Foto: Berto M)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

‍‍‍‍‍Borong, Vox NTT-Ribuan belalang menyerang tanaman padi di areal persawahan Wae Reca, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Sabtu (19/06/2021).

Salah seorang warga setempat, Berto M (34) mengatakan untuk saat ini tanaman padi belum ada yang rusak. Sebab baru satu hari belalang datang menyerang tanaman padi petani.

“Belum ada kerusakan, hanya mulai hinggap-hinggap to di tanaman petani,” ujar Berto melalui telepon seluler.

Saat ini, kata dia, belalang masih hinggap di areal persawahan. Tampaknya belalang-belalang itu datang mencari tanaman padi.

“Mereka kan, di sini saya lihat mencari, dari Gololada, dari Loba tadi, habis itu ke Wae Reca, dan mereka ke areal sawah tambak tadi,” kata Berto.

Lurah Rana Loba Yos Kapang berjanji akan berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Matim terkait banyaknya belalang tersebut.

“Saya akan koordinasi dengan PPL pertanian ya,” ungkap Yos melalui pesan WhatsApp.

Menurut dia, esok, Minggu 26 Juni 2021, tim pengamat hama turun ke lokasi untuk melakukan penyemprotan.

“Saya sudah kontak PPL Dinas Pertanian, katanya siap besok tim pengamat hama turun untuk lakukan penyemprotan,” kata Lurah Yos.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur Jon Sentis mengatakan, belalang Kumbara tersebut terlihat terbang di area Pasar Borong. Pada Sabtu sore terpantau hinggap di semak pepohonan bakau hilir Wae Reca.

Menurut dia, Bagian Pengamatan dan Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Pertanian terus memantau pergerakan belalang ini.

Menurut Jon, jika pada malam hari belalang tersebut hinggap di rerumputan, maka tentu saja efektif untuk dikendalikan. Tetapi jika siang hari, maka tidak efektif karena belalang terbang.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

Distan Matim Manggarai Timur Matim
Previous ArticleKasus Keranga, Perbedaan Pendapat Warnai Putusan Hakim
Next Article Pasukan Israel Lululantakkan Pos Pengamatan Suriah

Related Posts

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.