Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Terminal Kembur Tidak Dimanfaatkan Maksimal
Ekbis

Terminal Kembur Tidak Dimanfaatkan Maksimal

By Redaksi22 Juni 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM Matim Fransiskus P. Sinta (Foto: Filmo Hasrin/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

‍‍‍‍‍Borong, Vox NTT- Terminal Kembur, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tidak dimanfaatkan secara maksimal.

“Memang seperti yang telah kami sepakati dengan Dinas Perhubungan, jadi untuk terminal yang sekarang ini memang tidak dimanfaatkan secara maksimal,” ungkap Kepala Dinas Perindagkop Matim, Fransiskus P. Sinta, Selasa (22/06/2021).

BACA JUGA: Terminal Kembur Bakal Dijadikan Pasar

Menurut Frans, yang diinginkan oleh warga mesti ada pasar di sebagain area Terminal Kembur.

“Tentu ini pertama sekali obyek yang mereka inginkan selama ini, kecuali di situ ada pasar,” katanya.

Sehingga menurut dia, ada kolaborasi antara pasar dengan terminal. Tetapi, lahan di terminal itu adalah lahan milik Dinas perhubungan. Kemudian, karena ada area yang kosong di sebagian area terminal, maka akan dijadikan pasar untuk pedagang.

BACA JUGA: Dishub dan Disperindagkop Matim Kompak Bakal Jadikan Terminal Kembur sebagai Pasar

Selain itu, dengan adanya pasar supaya ada pertumbuhan ekonomi warga sekitar.

“Tetapi yang jelas supaya wilayah yang kosong di Terminal Kembur bisa dimanfaatkan untuk pasar,” tutupnya.

“Tetapi karena kita lihat bahwa ada area kosong di luarnya yang bisa dimanfaatkan untuk pedagang sehingga kami bersepakat supaya area yang kosong ini bisa dimanfaatkan oleh pedagang-pedagang kaki lima yang embrionya sudah ada di sekitar wilayah Lehong ini,” pungkas Frans.

Menurut dia, seharusnya pasar tersebut sudah bisa beroperasi. Tetapi karena masih pandemi Covid-19 sehingga perlu hati-hati untuk mengambil keputusan.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim Terminal Kembur
Previous ArticleKPK Apresiasi Terobosan Bupati Mabar
Next Article Merdekakah Belajar Kita?

Related Posts

Mahasiswa Jakarta Gelar Aksi Peduli Gempa Flores NTT

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.