Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Jika Angka Pasien Covid-19 Terus Meningkat, Pemkab Mabar akan Putuskan Lockdown
KESEHATAN

Jika Angka Pasien Covid-19 Terus Meningkat, Pemkab Mabar akan Putuskan Lockdown

By Redaksi30 Juni 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar) dr. Yulianus Weng menegaskan, jika angka pasien Covid-19 di kabupaten itu terus meningkat, maka pihaknya akan memutuskan lockdown.

“Kalau nanti trennya (kasus Covid-19) terus meningkat, meningkat dan meningkat, mungkin kita akan putuskan melalui Satgas ini bahwa kita akan lockdown,” ungkap Wabup Weng saat ditemui VoxNtt.com di ruangan kerjanya, Selasa (29/06/2021) sore.

Kendati demikian kata dia, untuk saat ini dengan melihat perkembangan kasus yang ada, Satgas beranggapan bahwa Kabupaten Mabar belum melakukan lockdown.

“Satgas beranggapan bahwa kita belum melakukan lockdown hanya melakukan beberapa tindakan saja,” katanya.

BACA JUGA: Pemkab Manggarai Barat Larang Masyarakat Gelar Pesta

Salah satu alasan Pemkab Mabar tidak melakukan lockdown kata dia, karena tidak ingin perekonomian di kabupaten ujung barat Pulau Flores itu mati.

“Kita tidak mau Covid-19 kita tangani dengan baik lalu kita mematikan pariwisata atau kunjungan. Karena dengan demikian kita tidak bisa meningkatkan ekonomi,” jelasnya.

“Jadi kita harapkan ekonomi tetap bertumbuh walaupun pelan Covid-nya kita kendalikan. Jangan sampai kendalikan Covid, lalu kita menutup sama sekali ekonomi,” imbuh Wabup Weng.

Dia menambahkan, pada dasarnya Pemkab Mabar melalui Satgas Covid-19 akan terus melakukan evaluasi terkait tren perkembangan kasus virus Corona di daerah itu.

Untuk diketahui, saat ini angka pasien Covid-19 di Mabar sudah tembus 1318 orang. Yang masih diisolasi berjumlah 266 orang dan yang sembuh sudah mencapai 1027 orang. Sedangkan yang meninggal berjumlah 25 orang.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat Virus Corona Yulianus Weng
Previous ArticlePemkab Manggarai Barat Larang Masyarakat Gelar Pesta
Next Article Perang Terhadap Eksploitasi Anak di Kabupaten Sikka

Related Posts

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026

Pegadaian Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Tidur untuk Warga Terdampak Gempa Flores

17 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.