Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Komisi III DPRD NTT Pantau Pembangunan RSUP Kupang
Regional NTT

Komisi III DPRD NTT Pantau Pembangunan RSUP Kupang

By Redaksi18 Agustus 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rombongan Komisi III DPRD NTT saat tiba di lokasi proyek RSUP Kupang, Rabu, 18 Agustus 2021 (Foto: VoxNtt.com/Tarsi Salmon)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memantau pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kupang, Rabu (18/08/2021).

Rombongan dipimpin langsung Ketua Komisi III Hugo Rehi Kalembu. Mereka tiba di lokasi RSUP Kupang sekitar pukul 10.30 Wita.

Rombongan terdiri dari 9 anggota dewan bersama staf Sekretariat DPRD NTT.

Hadir pula wakil Ketua Komisi III Viktor Mado Wutun, Sekretaris Inosensius Fredy Mui serta anggota di antaranya Gabriel Manek, Lili Adoe, Ben Isidorus, Yohanes Halut dan Angela Mercy Piwung. Hadir pula perwakilan Badan Aset Daerah NTT, Aleks Leland.

Ketua Komisi III Hugo Rehi Kalembu pada kesempatan itu mengatakan, pemantauan rumah sakit umum pusat dilakukan dalam rangkaian pengawasan dan pengecekan aset daerah Provinsi NTT.

Pasalnya, pembangunan rumah sakit tersebut dilakukan di atas tanah hibah pemerintah provinsi seluas 18 hektare.

Namun, dalam kunjungan itu, tim Komisi III DPRD NTT tidak bertemu pihak pimpinan proyek, baik manajer, ketua direksi teknis, serta PPK.

Hugo mengatakan, informasi yang diperoleh Komisi III, pelaksana proyek memastikan akan menyelesaikan pembangunan sesuai dengan jangka waktu proyek selama 16 bulan.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

DPRD NTT Kota Kupang
Previous ArticleDari Bukit Watu Pongkor Kibarkan Bendera Merah Putih di HUT RI ke-76
Next Article Rangkaian Kegiatan Sambut Mahasiswa Baru FKIP Unika Ruteng

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.