Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»27 Desa di Matim Gelar Pilkades, Kepala DPMD Berharap Masyarakat Tetap Damai dan Aman dari Covid-19
VOX DESA

27 Desa di Matim Gelar Pilkades, Kepala DPMD Berharap Masyarakat Tetap Damai dan Aman dari Covid-19

By Redaksi26 Agustus 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Matim Gaspar Nanggar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍Borong, Vox NTT-Hari ini, Kamis (26/08/2021), sebanyak 27 desa di Manggarai Timur mengadakan pemilihan kepala desa serentak gelombang III tahun 2021.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Matim Gaspar Nanggar mengatakan, beberapa instansi pemerintahan seperti Badan Bencana Alam Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan, Polri, TNI, Brimob, Pol PP bekerja sama untuk memantau pelaksanaan Pilkades agar aman.

“Dinas PMD, Perhubungan, Pimpinan OPD ditugaskan untuk pantau di semua TPS,” ungkap Gaspar kepada VoxNtt.com, Kamis (26/08/2021).

Ia menjelaskan, sebelum pemilihan, pasangan calon (paslon) dan panitia sudah melakukan rapid test, dan pihak Dinas Kesehatan melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah Covid-19.

“Kemarin panitia dan paslon itu sudah di-rapid,” ungkapnya.

Gaspar berharap agar paslon dan masyarakat mematuhi Permendagri Nomor 72 tahun 2020 tentang Pemilihan Kepala Desa di masa pandemi.

Kemudian, setiap paslon diharapkan menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, tidak mengajak masyarakat untuk arak-arakan dan konvoi, dan antara paslon harus menciptakan kekeluargaan yang tinggi sehingga masyarakat bisa mengikuti jejak paslon.

“Patuhi Permendagri 72 tahun 2020 tentang pemilihan kepala desa di masa pandemi,” tegas Gaspar.

Harapan lain, semoga seluruh panitia dan komponen tetap bersinergi agar kegiatan bisa selesai dengan baik.

Dikatakan Gaspar, batas terakhir pemungutan suara pukul 13.00 Wita. Setelah itu melakukan perhitungan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing, lalu rekapitulasinya di sekretariat pusat panitia.

Untuk diketahui, jumlah TPS 39 dan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk seluruh desa 31.711.

Kemudian, ada 8 kecamatan yang akan mengadakan pemilihan kepala desa yakni Kecamatan Lamba Leda Selatan, Lamba Leda Utara, Sambi Rampas, Congkar, Lamba Leda Timur, Kota Komba, Kota Komba Utara, dan Elar.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

DPMD Matim Manggarai Timur Matim
Previous ArticleTidak Diperhatikan, Keluarga Pasien Covid-19 di Manggarai Mengeluh
Next Article Sengketa Tanah di Laran, Disdukcapil Malaka Diduga Cetak KTP Palsu

Related Posts

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Pelaku Injak Bantuan Gempa di Manggarai Timur Terungkap Usai Video Viral

8 September 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.