Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Wisatawan Sebut Awak Kapal Kurang Sigap Saat Terjadi Kebakaran
Regional NTT

Wisatawan Sebut Awak Kapal Kurang Sigap Saat Terjadi Kebakaran

By Redaksi10 September 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapal Pinisi di Labuan Bajo yang terbakar (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Salah satu kapal Pinisi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) terbakar, Jumat (10/09/2021) sore.

Akas, salah satu penumpang asal Jakarta mengaku panik saat kejadian kebakaran.

Menurut dia, awak kapal tersebut kurang sigap saat terjadi kebakaran.

“Jadi kita tahu dari kapal sebelah yang teriak kak-kak, api api. Pas lihat ke atas eh benar ada api, tiba-tiba sudah besar aja. Kemudian, awaknya juga agak-agak kurang sigap begitu ya. Makanya apinya makin besar-makin besar,” ungkap Akas saat ditemui VoxNtt.com di Pelabuhan Labuan Bajo.

BACA JUGA: Kapal Pinisi di Labuan Bajo Terbakar

Akas menjelaskan, dirinya bersama wisatawan lainnya akan menjalani trip selama tiga hari dua malam.

Jumat (10/09) merupakan hari pertama dan melakukan trip ke Pulau Padar dan snorkeling di Manjarite.

“Tripnya tiga hari dua malam, dan hari ini merupakan hari pertama. Trip hari pertama ke Padar dan snorkeling di Manjerite,” katanya.

Akas, salah satu wisatawan asal Jakarta yang berada di dalam kapal terbakar saat ditemui VoxNtt.com di Pelabuhan Labuan Bajo, Jumat (09/09/2021)(Foto: Sello Jome/Vox NTT)

Akas menjelaskan, saat kapal terbakar, dirinya bersama wisatawan yang lain dievakuasi mengunakan sekoci dari kapal-kapal yang ada di sekitar itu.

Awak kapal-kapal di sekitar lokasi tersebut juga kata dia, menggunakan sekoci membantu memadamkan api.

“Untungnya ramai,” katanya.

Menurutnya, dari informasi yang didapat, kapal terbakar diduga akibat korsleting generator set (genset) dari bagian atas kapal.

Saat peristiwa itu Akas bersama wisatawan yang lain selamat. Begitu juga dengan barang-barang bawaan mereka.

Hingga kini, VoxNtt.com terus berusaha menghubungi pihak kapal terkait penyebab pasti terjadinya kebakaran.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleKim Taolin dan Istri Serasi Berbusana Motif Tenun Khas Dawan R Malaka
Next Article Menjelang Musda Demokrat NTT: Leo Lelo Didukung 12 DPC, Posisi Jeriko Terancam?

Related Posts

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Kejari Mabar Geledah Kantor KPU Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp28 Miliar

8 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.