Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Polres Ngada Diminta Sikapi Dugaan Korupsi Dana Desa Tarawali
VOX DESA

Polres Ngada Diminta Sikapi Dugaan Korupsi Dana Desa Tarawali

By Redaksi15 November 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Kepolisian Resort Ngada diminta untuk tidak main-main lagi menindak oknum pejabat desa yang nakal bermain anggaran dana desa.

Permintaan itu disampaikan oleh Theofilus Bai Meo, Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP) Desa Tarawali Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, atas dugaan penyalahgunaan anggaran proyek pembangunan Lapen di wilayah RT. 003, Desa Tarawali. 

Menurut Theofilus, Pemerintah Desa Tarawali diduga kuat telah melakukan penyalahgunaan sejumlah anggaran dari tahun ke tahun hingga saat ini.

Terbaru, Pemdes Tarawali diduga akan kembali melakukan penyalahgunaan anggaran dengan mengalihkan Harian Orang Kerja (HOK) pada proyek Lapisan penetrasi macadam (Lapen) untuk pembangunan gedung BUMDes.

Padahal, kata Theofilus, pembangunan gedung BUMDes Tarawali sebelumnya telah dianggarkan juga melalui dana desa sebesar Rp150 juta.

Sebelumnya, penggunaan dana desa Tarawali memang kerap diributkan warga bila membandingkan hasil pekerjaan dengan anggaran yang telah dikucurkan.

Pada proyek tembok penyokong Lapangan Desa di SDI Tarawali serta pembangunan saluran drainase dan pembangunan gedung posiandu plus, seluruh sisa material diduga telah dijual oleh oknum-oknum aparat desa itu untuk kepentingan pribadi.

Belum lagi, proyek Lapen tahun 2020 juga dari dana desa Tarawali, terdata terdapat sisa 5 drum aspal yang tak tahu peruntukannya hingga sekarang. 

Selain itu, Polisi juga diminta untuk memeriksa kembali asal usul sumber anggaran dan peruntukan anggaran pada pekerjaan pembangunan gedung Posyandu dan anggaran pengadaan tanah kantor desa, yang berasal dari pungutan warga sebesar Rp500 ribu per kepala keluarga. 

“Kalau Polisi serius membuka seluruh dokumen dan meminta pendapat dari para tokoh dan masyarakat disini berarti total kerugian itu sekitar ratusan juta dan mungkin bisa lebih,” katanya.

Untuk itu, Satreskrim Polres Ngada unit Tindak Pidana Korupsi diminta segera memanggil dan memeriksa pejabat dan pihak terkait di desa Tarawali guna menghindari konflik antara pemerintah desa dan masyarakat.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

 

dana desa Desa Tarawali Korupsi Dana Desa Ngada Polres Ngada
Previous ArticleUsai Diwisuda, 33 Lulusan Prodi Kebidanan Unika Ruteng Ikrarkan Sumpah
Next Article Pecat Operator Traktor, Plt. Kadis Pertanian Diduga Catut Nama Bupati Malaka

Related Posts

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Mantan Kabag Ops Polres Nagekeo Diduga Bawa Kabur Anak Usia 5 Tahun

28 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.