Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Feature»Kisah Marko hingga Sabet Medali Emas dalam Turnamen Tingkat Dunia
Feature

Kisah Marko hingga Sabet Medali Emas dalam Turnamen Tingkat Dunia

By Redaksi17 November 20214 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Marko kembali memperagakan gerakannya di hadapan Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut dan Ketua FKI NTT Kanis Nasak serta beberapa pelatih dan perwakilan anggota dan pengurus FKI, Jumat (12/11/2021), di Aula Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Aprilianus Marko Jolo Jahang merupakan putra pertama asal Kabupaten Manggarai yang tercatat sebagai orang yang berhasil menoreh prestasi dalam turnamen olahraga Kempo tingkat dunia di Turki.

Marko menduduki posisi puncak setelah berhasil menggeser kompetitor lain dari 29 negara yang berbeda. Ia pun mendapatkan medali emas dalam ajang olimpiade bergengsi itu.

Sejak beredarnya kabar raihan prestasi itu, nama Marko sontak diperbincangkan. Berbagai pujian pun datang. Tidak hanya dari teman-teman Kempo, masyarakat Manggarai pun turut memberi ucapan profisiat. Marko benar-benar menjadi kebanggan masyarakat Manggarai.

Prestasi yang diraihnya pun merupakan buah dari ketekunan dan kerja kerasnya. Ia telah memanen hasil dari perjuangan dan loyalitasnya selama bergelut di dunia Kempo.

BACA JUGA: Pecah Rekor, Atlet Kempo asal Manggarai Berhasil Raih Medali Emas dalam Turnamen Tingkat Dunia di Turki

Kisah Marko bergabung di dunia Kempo bermula dari cita-citanya sejak kecil. Ia bercita-cita menjadi polisi. Berkat dorongan menjadi polisi itu, ia pun bertekad untuk bergabung di salah satu olahraga bela diri yakni Kempo. Ia meyakini bahwa dengan bergabung di dunia beladiri, cita-citanya menjadi seorang polisi bisa terwujud.

“Saya dari dulu bercita-cita menjadi polisi. Salah satu syarat menjadi polisi yaitu mengikuti olahraga beladiri. Sehingga saya termotivasi untuk mengikuti beladiri Kempo,” jelas Marko yang adalah siswa kelas XI SMKN 1 Wae Ri’i itu.

Marko pun resmi bergabung pada tahun 2015 yang lalu. Kala itu, ia tidak sedikitpun bermimpi untuk menjadi pemenang dalam setiap turnamen yang digelar. Ia hanya bermimpi bahwa kelak ia bisa menjadi seorang abdi negara yang setia.

Selama Marko bergabung, ia selalu menggunakan kesempatan latihan dengan sebaik-baiknya. Ia selalu mengikuti latihan yang dijadwalkan dan selalu mengikuti arahan pelatih.

BACA JUGA: Bawa Pulang Medali Emas, Marko Jahang Diharapkan Menjadi Energi bagi Generasi Muda Manggarai

Tidak berselang lama setelah bergabung, Persatuan Kempo Indonesia (Porkemi) mengadakan kejuaraan antara Dojo yang diselenggarakan di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai tepatnya di STM. Marko keluar sebagai pemenang dan berhasil meraih juara satu untuk pertama kalinya.

Prestasi perdana tingkat lokal ini menjadi pelecut semangat Marko untuk lebih gigih dalam berlatih. Ia bertekad untuk meraih prestasi sampai ke tingkat nasional hingga tingkat dunia. Dengan begitu, ia dikenal oleh banyak orang melalui skill yang dimilikinya.

Berangkat dari situ, Marko kemudian diutus mengikuti kejuaraan perdana tingkat nasional di Bandung. Marko berangkat bersama 15 orang delegasi lainnya dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Marko mendapat raihan medali emas dalam turnamen tersebut.

Setelah itu, Porkemi naik level menjadi Federasi Kempo Indonesia (FKI). Pada organisasi FKI ini banyak kejuaraan-kejuaraan dunia yang diselenggarakan. Adapun kejuaraan yang dimaksudkan seperti di Portugal, Tunisia dan Turki.

“Di Portugal kemarin, yang mendapat juara satu medali emas yaitu Mohamad Kevin Salaodan Santosa, teman saya yang dari Jawa Timur. Dia mendapat perolehan medali emas di kategori 16 tahun,” jelas Marko.

Setelah itu, Marko mengikuti kejuaraan dunia di Tunisia. Di sana, Marko mendapat medali perunggu. Tidak berhenti di situ, Marko juga mengikuti ajang World Kempo Championships 2021 yang diselenggarakan di Antalya, Turki, Kamis (28/10/2021) waktu setempat.

Di sana, Marko berhasil mengalahkan atlet dari 29 negara. Ia membawa pulang medali emas. Dengan begitu, Marko tercatat sebagai orang pertama Manggarai yang berhasil sabet medali emas dalam turnamen Kempo tingkat dunia.

Berkat prestasi yang diraih Marko dan teman-temannya di Turki, Indonesia menduduki posisi keempat umum dari 29 negara yang ikut. Ia pun bertekad untuk berjuang lebih maksimal lagi agar Indonesia bisa menduduki posisi juara satu umum.

“Ke depannya saya harus optimistis lagi supaya dapat yang lebih. Karena kemarin Indonesia mendapat peringkat keempat umum dari 29 negara. Target kami dan para sense kami menjadi juara satu umum dari 29 negara,” tutup siswa jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMKN 1 Wae Ri’i itu.

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Kempo Kempo Manggarai Kempo NTT Manggarai
Previous ArticlePoliteknik eLBajo Commodus Gelar FGD Bahas Pendidikan Vokasi di Manggarai Barat
Next Article Sebut Informasi Tidak Benar, Dirut Bank NTT Dinilai Lecehkan Lembaga DPRD

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.