Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Media Massa Unsur Penting dalam Pentahelix Pariwisata Floratama
Ekbis

Media Massa Unsur Penting dalam Pentahelix Pariwisata Floratama

By Redaksi21 November 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina saat membawakan materi pada kegiatan media gathering di hotel Jayakarta Labuan Bajo, Minggu (21/11/2021) (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Media massa dianggap salah satu unsur penting dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan di wilayah Flores, Lembata, Alor, dan Bima (Floratama).

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyadari pembangunan pariwisata berkelanjutan tidak bisa berjalan sendiri tanpa keterlibatan semua pihak.

Sebab itu, lembaga yang dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2018 tersebut dengan serius menggemakan konsep pentahelix.

Pentahelix pariwisata sendiri merupakan konsep kerja kolaboratif yang melibatkan 5 (lima) unsur penting yakni, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah dan media massa.

“Peran media sebagai pembawa perubahan melalui jurnalisme menjadi bagian penting yang tak terpisahkan dalam pertukaran informasi global,” ujar Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina saat membuka kegiatan media gathering di Hotel Jayakarta Labuan Bajo, Minggu (21/11/2021).

Menurut dia, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi berbagai pihak terutama peran serta para jurnalis dan pegiat media lainnya sangat penting dalam membangun pariwisata berkelanjutan di wilayah Floratama.

Sebab itu, Shana mengharapkan agar karya para jurnalis bisa menghasilkan pemberitaan yang ramah pariwisata. Diharapkan pula pemberitaan bisa menggambarkan wajah pariwisata yang bersahabat di wilayah Floratama.

Hal ini tentu saja menjadi salah satu kunci penting yang bisa menjamin rasa aman, serta tumbuhnya kepercayaan publik terhadap pariwisata Floratama.

Shana juga mengharapkan lewat pemberitaan media massa dan keterlibatan berbagai elemen lainnya, pariwisata tidak hanya menggantungkan diri pada kemapanan infrastruktur, tetapi juga pada kemapanan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kami mohon dukungan teman-teman media membantu mengawal pekerjaan besar ini secara bersama untuk membangun pariwisata berkelas dunia, berkelanjutan, inklusi dan menjawab tantangan pariwisata NTT,” pinta Shana.

Garis Besar Kerja BPOLBF 2022

Dalam kegiatan media gathering tersebut Shana juga memaparkan konsep kerja BPOLBF secara garis besar pada tahun 2022 mendatang.

Di bidang Otoritatif, BPOLBF bakal melaksanakan pembangunan lahan otorita seluas 400 hektare di hutan Bowosie Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Masih di bidang otoritatif, BPOLBF akan malaksanakan kerja operasional badan layanan umum.

“Kita akan membangun akses jalan dulu di sana, dengan fasilitas dasar bangunan kantor maupun bangunan lain, lalu kita akan mulai menjadi badan layanan umum, sehingga dengan konsep badan layanan umum ini kita sudah bisa melakukan kerja sama-kerja sama strategis untuk bisa mem-support pengembangan ekonomi kreatif,” jelas Shana.

Kemudian, BPOLBF akan melakukan pemasaran investasi lahan otorita.

Sementara di bidang koordinatif, pihak Shana akan melakukan rebound atau melambungkan sektor pariwisata pasca-pandemi Covid-19.

Kemudian, menata big data pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Untuk diketahui, penggunaan teknologi big data sebagai acuan memajukan Parekraf menjadi salah satu langkah strategis Menteri Parekraf Sandiaga Salahudin Uno.

BPOLBF memastikan pengelolaan data dilakukan dengan baik agar bisa mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan di Labuan Bajo.

Masih di bidang koordinatif, BPOLBF akan menyelesaikan Integrated Tourism Master Plan (ITMP) Labuan Bajo.

Penulis: Ardy Abba

http://fuq.zqc.mybluehost.me/2021/04/16/gema-konsep-pentahelix-ala-bpolbf/77422/

BPOLBF Kabupaten Manggarai Labuan Bajo
Previous ArticleSoal Pembelian MTN 50 Miliar di Bank NTT, Fraksi Golkar NTT Sebut Ada Indikasi Pelanggaran Hukum
Next Article IKMR Gelar Sarasehan, Libatkan OKP Mahasiswa se-Manggarai Raya di Kupang

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.