Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Soal Pembelian MTN 50 Miliar di Bank NTT, Fraksi Golkar NTT Sebut Ada Indikasi Pelanggaran Hukum
NTT NEWS

Soal Pembelian MTN 50 Miliar di Bank NTT, Fraksi Golkar NTT Sebut Ada Indikasi Pelanggaran Hukum

By Redaksi20 November 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Fraksi Golkar DPRD NTT, Hugo Rehi Kalembu, saat memberikan keterangan pers, Sabtu, 20 November 2021 (Foto: VoxNtt.com/Tarsi Salmon)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Fraksi Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menanggapi pernyataan Direktur Bank NTT Alex Riwu Kaho.

Alex menyatakan, pandangan umum Fraksi DPRD NTT pada sidang paripurna merupakan informasi yang tidak benar.

Sedikitnya ada dua aspek yang disoroti Fraksi Golkar dalam pemandangan umumnya. Pertama, aspek potensi kerugian Bank NTT. Kedua, aspek indikasi pelanggaran hukum akibat ketidakpatuhan terhadap SOP mitigasi risiko pada Bank NTT.

Berdasarkan LHP BPK, sebut Fraksi Golkar, ada potensi kerugiaan Bank NTT sebesar Rp50 miliar dalam pembelian Medium Term Note (MTN) PT PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP)

“Karena PT SNP sudah dinyatakan pailit dan kegiatan usahanya dibekukan oleh OJK, tidak berselang lama setelah terjadi transaksi pembelian MTN PT SNP oleh Bank NTT,” tulis fraksi Golkar DPRD NTT dalam tanggapannya yang ditandatangani oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD NTT, Hugo Rehi Kalembu dan Sekretaris Mohammad Ansor, Sabtu (20/11/2021).

Dalam pandangan umum itu juga, Fraksi Golkar menyebut Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, telah menindaklanjuti rekomendasi BPK dan telah dimuat dalam portal BPK.

http://fuq.zqc.mybluehost.me/2021/11/20/jalan-ruteng-labuan-bajo-bak-kali-meluap-dan-aksi-penyelamatan-aset-negara/83206/

Namun, bukan berarti serta merta menyelesaikan potensi kerugian Bank NTT sebesar Rp50 miliar dan upaya menghentikan upaya penjernihan indikasi pelanggaran SOP yang bisa berujung pada masalah hukum seperti yang ditemukan oleh BPK.

“Sehingga, masalah masih tetap ada dan masalah tidak selesai yang disampaikan oleh Dirut Bank NTT,” tulis fraksi Golkar DPRD NTT.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Bank NTT DPRD NTT Kota Kupang
Previous ArticleDekapan Kenangan Tentangmu: Antologi Puisi Lalik Kongkar
Next Article Media Massa Unsur Penting dalam Pentahelix Pariwisata Floratama

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.