Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Masyarakat Pencari Keadilan Gelar Aksi Damai di PN Kupang
HUKUM DAN KEAMANAN

Masyarakat Pencari Keadilan Gelar Aksi Damai di PN Kupang

By Redaksi7 Februari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Massa yang menamai dirinya 'Masyarakat Pencari Keadilan' saat menggelar aksi damai di depan Kantor Pengadilan Negeri Kupang, Senin (07/02/2022) siang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Massa yang menamai diri sebagai ‘Masyarakat Pencari Keadilan’ menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pengadilan Negeri Kupang, Senin (07/02/2022) siang.

Aksi unjuk rasa dilakukan bersamaan dengan sidang Pra Peradilan SP3 laporan pidana terhadap Notaris Albert Riwu Kore oleh BPR Christa Jaya di Polda NTT. Sidang tersebut dengan agenda mendengarkan pendapat ahli.

“SP3 oleh Polda NTT sudah benar dan objektif,” teriak Alden Mesah salah satu orator saat unjuk rasa berlangsung.

Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi meminta PN Kupang bersikap objektif terhadap permohonan Pra Peradilan BPR Christa Jaya terhadap SP3 yang diterbitkan Polda NTT.

Massa juga meminta agar benar-benar mencermati dan mempertimbangkan keterangan saksi ahli yang dinilai tidak berdasarkan pada kajian-kajian akademis, asas-asas hukum umum, yurisprudensi dan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku.

BACA JUGA: Saksi Ahli Sebut Albert Riwu Kore Bisa Dijerat dengan Dua Pasal Ini

PN Kupang juga diminta untuk mempertimbangkan marwah Polda NTT. Sebab, massa aksi menilai penerbitan SP3 tersebut telah melalui gelar perkara yang melibatkan semua satuan fungsi pada Polda NTT.

Tidak hanya itu, PN Kupang juga diminta untuk memutuskan perkara tersebut secara adil.

Kapolsek Oebobo, Kompol Joni Sihombing, mengaku pihaknya melakukan pengamanan sesuai informasi dari ‘Masyarakat Peduli Keadilan’.

“Koordinasi dari Kapolres karena ini wilayah Polsek Oebobo untuk melakukan pengamanan,” katanya.

Ia mengatakan, ada 30 anggota polisi yang merupakan gabungan anggota Polsek Oebobo dan Polresta Kupang dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi.

“Aksi berjalan damai hingga massa membubarkan diri,” kata Kompol Joni.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Albert Wilson Riwu Kore BPR Christa Jaya BPR Christa Jaya Kupang Kabupaten Kupang
Previous ArticleSaksi Ahli Sebut Albert Riwu Kore Bisa Dijerat dengan Dua Pasal Ini
Next Article Berkas Lengkap, Kasus Dugaan Korupsi Proyek Puskesmas Inbate TTU Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.