Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Darah-Mu
Sastra

Darah-Mu

By Redaksi15 April 20221 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oleh: Guidella Arisona
Anggota PMKRI Cabang Ruteng

Darah-Mu

Darah-Mu
Mengalir terarah, menetes…
Sejukkan bumi
Darahmu…
Dari balik pelupuk dusta kematian
Aku memandang dengan mata duka
Hari ini, dan setiap hari yang sama setiap tahun
Jiwaku naik di atas sayap kenang-kenangan
Terbang menuju Golgota
Sang saksi bisu kekejaman dunia

Darahmu…
Sepanjang jalan darahmu berserak
luka sekujur tubuh
Menganga..
Di bawah ganasnya sang raja siang
Sekujur tubuh penuh luka dibakar…
Dengan kayu salib tetap kau panggul
Deritaku kau tanggung..
Hinaku tak kau perhitungkan
Meski jalan-Mu kelewat berat
Pekikan demi pekikan hina dilontarkan
Tanpa sesal, tanpa amarah
Kau sabar

 

Darahmu…
Di bawah ganasnya sang raja siang
Kau merintih..
Mendesah
Dalam balutan piluh kekejaman dunia
Dicambuk oleh kekhilafan dunia
Dipaku pada palang hina
Kau tetap setia
Sampai Wafat

Darahmu..
Hayalku menari-nari
Membawaku pada ingatan sejarah ribuan tahun silam
Yerusalem konon penuh dengan wajah dusta dan kejam
Menyuarakan kebenaran yang nyatanya salah
Suara lantang sebabkan Kematian
Duka teramat dalam
Tetap saja keselamatan yang kau janjikan
Cinta kau sematkan
Damai kau tinggalkan
Mohon rincinkan padaku apa arti salib-Mu
Sebab dunia sekarang penuh hirup-pikuk kedustaan

Guidella Arisona
Previous ArticleKejaksaan Reo Segera Bangun Rumah Restorative Justice
Next Article Ansy Lema, Figur Baru yang Patut Diperhitungkan dalam Pilgub NTT

Related Posts

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Elegi Luka Sang Pemaaf

19 April 2026

Tentang Pintu Kiri dan Pintu Kanan di Surga

19 April 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.