Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Lagi Tren Lomba Lari Malam Hari di Kupang, Begini Penegasan Kapolsek Kelapa Lima
HUKUM DAN KEAMANAN

Lagi Tren Lomba Lari Malam Hari di Kupang, Begini Penegasan Kapolsek Kelapa Lima

By Redaksi21 April 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolsek Kelapa Lima Polresta Kupang, Aulia Robby (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Di beberapa tempat di Kota Kupang kini lagi marak mengadakan lomba lari antarkampung pada malam hari.

Lomba lari ini, belakangan menjadi tren dan melibatkan banyak orang.

Salah satu lokasi yang biasanya diadakan lomba lari yakni di Belakang Trans Mart Kota Kupang dan Kompleks Perumnas.

Kapolsek Kelapa Lima, Polresta Kupang, Aulia Robby mengatakan, tren lomba lari adalah kebiasaan positif. Sebab menurutnya, hal itu tidak mengganggu kenyamanan.

“Balapan lari silakan. Pertama, hal itu menyehatkan,” jelasnya.

kedua, menurut Robby tidak merugikan orang lain.

Namun, ia mengimbau agar tidak boleh bertaruh uang.

“Sebaiknya jangan dilakukan taruhan supaya masyarakat ada kegiatan. Kami imbau untuk kurangi minuman keras,” katanya.

Sebagai Kapolsek Kelapa Lima yang baru menjabat selama tiga minggu Robby menjelaskan, di wilayah hukum Polsek Kelapa Lima sebagian besar marak dilaporkan kasus penganiayaan dan pengeroyokan serta KDRT.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya sudah menangani sebanyak 90-an kasus.

“Menggunakan kekerasan paling banyak,” katanya.

Agar menekan tingkat pelanggaran hukum, pihaknya rutin melakukan patroli.

“Patroli kita tetap kita lakukan untuk mengurangi kriminalitas malam hari.
Setiap malam minggu ada balapan kita selalu bubarkan. Kami lakukan himbauan melalui babin dan patroli rutin. Setiap minggu kami rubah pola patroli itu. Sekarang kita mau lebaran kita akan optimalkan pengamanan,” tandasnya.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang Polsek Kelapa Lima
Previous ArticleDianiaya Anak Kandung, Seorang Ibu Berumur 70 Tahun di Kupang Malah Jadi Tersangka
Next Article Stefanus Gandi Institut Dukung Dialog Lembah Colol, Osi Gandut Minta Perempuan Harus Diberdayakan

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.