Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Bank NTT Dukung Usaha yang Digeluti Kelompok Milenial
Ekbis

Bank NTT Dukung Usaha yang Digeluti Kelompok Milenial

By Redaksi11 Mei 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Adrianus Pontus (Foto: Marcel)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Bank NTT Cabang Atambua berkomitmen untuk mengembangkan  Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Belu yang digeluti kelompok milenial.

Komitmen ini disampaikan kepala Bank NTT Cabang Atambua Adrianus Pontus ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/5/2022).

Adrianus menjelaskan, salah satu kafe yang dirintis Bank NTT Cabang Atambua sebenarnya sangat baik dan merupakan peluang bagi kaum milenial untuk berkesempatan mengembangkan UMKM.

Namun karena dihadapkan dengan pandemi Covid-19, kelompok milenial yang sudah diberi pelatihan dan modal termasuk tempat usaha yang sudah dilengkapi dengan WiFi tersebut berhenti beroperasi.

Saat ini, lanjut Adrianus, Bank NTT Cabang Atambua tengah melakukan persiapan bersama Komunitas Peace Maker Perbatasan (Kompas) dan dalam bulan ini Kafe Metan Midar yang dirintis Bank NTT segera kembali beroperasi.

“Kita sedang persiapan dan dalam bulan ini sudah bisa bisa beroperasi. Kita sangat mendukung kelompok UMKM tetapi kita ajak kaum muda supaya terlibat aktif dalam mengembangkan UKMK. Kemauan untuk mau berusaha harus ada di dalam diri kaum muda sehingga kita bisa saling mendukung,” jelas Adrianus.

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta dukungan dari berbagai kelompok usaha yang ada di Belu untuk berkolaborasi dengan Bank NTT guna sama-sama mengembangkan UMKM yang digeluti.

“Kita minta kolaborasi dari berbagai pihak untuk kembangkan usaha mikro termasuk dari kaum muda,” ajaknya.

Selain mendukung UMKM, saat ini Bank NTT Cabang Atambua tengah mempersiapkan pelaksanaan program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) di Kabupaten Belu seluas 124 hektare yang tersebar di 9 kecamatan.

Dalam program TJPS, Bank NTT Cabang Atambua akan membantu petani dengan menyediakan kredit merdeka tanpa agunan dan bunga yang akan diberikan kepada petani yang melaksanakan program TJPS di Kabupaten Belu.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Bank NTT Bank NTT Cabang Atambua Belu
Previous ArticleRocky-Rizal Sindir Ganjar soal Kemiskinan dan Kebelet Nyapres, Pengamat: Sulit Dibantah
Next Article Protes Terhadap Kebijakan Kades, Warga Meler Gelar Aksi, Bawa Poster Bertuliskan “Kades Meler Tidak Adil”

Related Posts

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Bank NTT Ruteng Kembali Salurkan Bantuan Pembangunan Rumah Pastoran Cancar

12 Mei 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.