Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Upah Pekerja Tidak Dibayar, Pekerja Peningkatan Jalan Lapen Toe-Wangkal-Sambor Geram
Regional NTT

Upah Pekerja Tidak Dibayar, Pekerja Peningkatan Jalan Lapen Toe-Wangkal-Sambor Geram

By Redaksi19 Juni 20223 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Remigius Hadi (58) salah seorang pekerja proyek Lapen Toe-Wangkal-Sambor, saat ditemui wartawan, Minggu (19/06/2022)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Para pekerja proyek lapisan penetrasi peningkatan jalan SP. Toe-Wangkal- Sambor, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, mulai geram lantaran kontraktor pelaksana CV Putra Regina  tidak membayar upah para pekerja.

Remigius Hadi (58) selaku sub kontraktor proyek tersebut mengaku kesal atas tindakan pihak CV Putra Regina yang tidak membayar uang pekerjaan.

“Saya sangat kesal dengan tindakan dari Kamaruddin ini yang selalu banyak alasan untuk membayar uang kami,” ungkap Remigius kepada wartawan, Minggu (19/06/2022).

Remigius mengisahkan, dalam pengerjaan proyek tersebut dirinya banting tulang.

Bahkan ia rela tidak mengikuti perayaan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 dengan alasan mengikuti arahan dari pihak kontraktor agar proyek tersebut cepat selesai. Namun kerja kerasnya tidak pernah diperhatikan oleh Kamaruddin.

“Saya rela tidak mengikuti misa Natal dan Tahun Baru 2022 pak, karena Kamaruddin menyuruh saya untuk terus bekerja, namun dia tidak pernah perhatikan usaha dan kerja keras saya pak,” kisahnya.

Yang membuat dirinya naik pitam atas kelakuan Kamaruddin adalah selalu menganggap remeh terhadap uang pekerjaan mereka.

“Yang membuat saya marah dia selalu mengatakan uang kalian itu tidak seberapa jadi tunggu saja, dan dia pikir kami ini seperti apa, bagi dia uang kami tidak seberapa dan kami ini kerja untuk menghidupi istri anak saya,” ungkapnya.

Menurut Remigius, total uang yang belum dibayar oleh pihak kontraktor hampir 200 juga.

“Kalau saya punya yang belum dia lunas itu 8 juta lebih, tetapi masih ada lagi yang belum dia bayar dan totalnya itu hampir 200 juta pak,” ucapnya.

Yang lebih parahnya lagi, Kamaruddin selalu menghindar ketika dirinya  mendatangi rumahnya untuk menagih uang tersebut. Bahkan dirinya pernah menantang Kamaruddin untuk menemui Kadis PU Manggarai, namun ia selalu menolak.

“Alasan dari Kamaruddin bahwa uang proyek tersebut belum cair dari pemerintah, akhirnya saya menantang dia untuk bertemu dengan Kadis PU Manggarai namun dia (Kamaruddin) selalu menolak,” jelasnya.

Atas tindakan dari pihak kontraktor tersebut, dirinya berencana melapor Kamaruddin ke pihak berwajib.

” Dia ini sudah menipu kami dan kalau dia tidak ada niat baik untuk membayar uang, maka kami akan melapor ke pihak berwajib,” ungkapnya.

Ia pun berharap kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai untuk memperhatikan nasib para pekerja tersebut agar bisa memanggil kontraktor agar bisa melunasi uang pekerjaan tersebut.

Sebelum berita ini dipublikasi, wartawan sudah berupaya menghubungi pihak kontraktor CV Putra Regina melalui telepon seluler namun tidak aktif.

Untuk diketahui, peningkatan Lapen Jalan SP. Toe-Wangkal- Sambor, Kecamatan Reok Barat, kabupaten Manggarai dengan pagu anggaran Rp1.407.138.000,00 yang bersumber dari DAU APBD kabupaten Manggarai tahun 2021 yang dikerjakan oleh CV. Putra Regina. [*]

Kabupaten Manggarai Manggarai
Previous ArticleMenjagamu
Next Article Ingin Akhiri Konflik, Warga Terdampak Pembangunan Waduk Lambo Sepakat Berdialog

Related Posts

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
Terkini

Bantuan Bencana: Dari Sembako Ke Masa Depan Anak

8 September 2026

Kejari Mabar Geledah Kantor KPU Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp28 Miliar

8 September 2026

Komisi X DPR RI Pantau Sekolah Terdampak Gempa di Manggarai

8 September 2026

Pelaku Injak Bantuan Gempa di Manggarai Timur Terungkap Usai Video Viral

8 September 2026

7167 Rumah di Manggarai Timur Diverifikasi Rusak akibat Gempa, 1.078 Rusak Berat

8 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.