Ruteng, VoxNTT.com – Anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Fraksi NasDem, Ferdinandus Purnawan Naur, menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak gempa bumi di Kelurahan Pagal dan Wotok, Desa Riung, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Selasa, 18 Agustus 2026.
Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026 pagi. Di Wotok, Desa Riung, tidak terdapat korban jiwa, namun sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan.
Ferdi Naur, sapaan Ferdinandus, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepeduliannya kepada warga yang terdampak bencana.
“Biar sedikit tapi ini bentuk kepedulian saya untuk korban gempa di sini,” ucap Ferdi saat menyerahkan bantuan tersebut pada Selasa 18 Agustus 2026.
Menurut Ferdi, tidak ada korban jiwa di Wotok, Desa Riung, akibat gempa. Namun, sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
“Puji Tuhan khusus di Wotok Desa Riung ini tidak ada korban jiwa, walau bangunan rusak,” kata Ferdi.
Ferdi mengatakan masyarakat tidak seharusnya melihat bantuan dari jumlahnya. Menurut dia, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada warga yang tengah menghadapi masa tanggap darurat.
Kehadirannya di tengah masyarakat, kata Ferdi, juga untuk melihat secara langsung kondisi warga yang terdampak gempa dan masih membutuhkan berbagai kebutuhan dasar.
Politikus Partai NasDem itu mengatakan kepedulian terhadap korban bencana tidak cukup disampaikan melalui kata-kata. Menurut dia, masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit membutuhkan bantuan nyata dan kehadiran langsung dari berbagai pihak.
“Korban bencana membutuhkan kepedulian, bantuan nyata, dan kehadiran langsung di tengah mereka,” ujarnya.
Ferdi menegaskan bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak bencana. Ia datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga, mendengarkan keluhan dan kebutuhan mereka, sekaligus memastikan bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Datang, melihat, mendengar, dan membantu. Karena rakyat yang sedang tertimpa bencana tidak boleh merasa sendirian,” pungkasnya.
Ferdi juga mengimbau warga tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan diminta untuk sementara tidak tidur di dalam rumah dan tetap berada di tenda.
Ia meminta warga melaporkan kerusakan bangunan kepada pemerintah desa. Ferdi juga mengimbau masyarakat tidak panik dalam menghadapi situasi pascagempa.
Penulis: Isno Baco

