Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Mantan Camat Io Kufeu Sesalkan Keputusan Bupati Malaka
Regional NTT

Mantan Camat Io Kufeu Sesalkan Keputusan Bupati Malaka

By Redaksi2 Juli 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ferdinand Fahiberek, mantan camat Io Kufeu
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Bupati Malaka Simon Nahak melantik 3 camat baru di Aula Kantor Bupati setempat, Rabu (29/06/2022) lalu.

Ketiganya adalah Camat Io Kufeu, Camat Kobalima dan Camat Kobalima Timur.

Pelantikan tersebut tidak diketahui Wakil Bupati Malaka Kim Taolin. Apalagi Kecamatan Io Kufeu adalah wilayahnya binaannya, sesuai janji kampanye Simon Nahak dan Kim Taolin (SNKT) saat itu.

BACA JUGA: Bupati Simon Lantik 3 Camat, Wakil Bupati Malaka Kecewa

Kim Taolin mengaku kecewa berat. Hal ini karena Bupati Simon tidak melakukan komunikasi atau diskusi sebelum pergantian beberapa camat tersebut.  Senada dengan wakil Bupati Malaka, Ferdinand Fahiberek mantan camat Io Kufeu juga mengaku kecewa berat dengan keputusan Bupati Malaka menggantikan dirinya.

Ferdinand mengatakan, dirinya tidak melakukan kesalahan yang fatal selama menjabat sebagai camat Io Kufeu, sejak Januari 2022, hingga akhirnya digantikan.

“Apa kesalahan saya. Sebagai ASN, saya loyal pada perintah pimpinan. Namun secara manusiawi, harus ada etika dan norma yang perlu diterapkan,” kata Ferdinand, Jumat (01/07/2022).

“Apalagi kabupaten Malaka katanya daerah yang menjunjung tinggi adat istiadat sabete seladi, yang mana sopan santun dan saling menghargai diutamakan,” kesal Ferdinand.

Ferdinand mengaku  dirinya tidak mengetahui adanya pelantikan camat Io Kufeu yang baru tersebut.

“Saya tidak tahu sebelumnya. Tidak ada pemberitahuan baik lisan maupun tertulis. Saya kecewa dengan keputusan itu,” ungkapnya.

Terkait hal itu, hingga berita ini diterbitkan, Bupati Malaka Simon Nahak belum merespons permintaan konfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp.

Untuk diketahui, Ferdinand Fahiberek diberhentikan jadi camat Io Kufeu dan dimutasi  Dinas Ketahanan Pangan, sebagai Sekretaris di OPD tersebut. Ferdinand Fahiberek diketahui akan mengakhiri masa baktinya sebagai ASN pada bulan Desember 2022 nanti.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Kim Taolin Malaka Simon Nahak
Previous ArticlePemilik Lahan Nanga Banda Kecam Sikap Pemda Manggarai yang Dinilai Arogan
Next Article Bantuan untuk Janda Miskin di Pedalaman Matim Mulai Berdatangan

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.