Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Masyarakat Matim Keluhkan Jalan Rusak
Regional NTT

Masyarakat Matim Keluhkan Jalan Rusak

By Redaksi10 Juli 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jalan rusak di Kampung Lewe, Desa Rana Masak, Kecamatan Borong
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Masyarakat Desa Golo Ndele, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur, mengeluhkan kondisi ruas jalan yang rusak parah.

Ruas jalan yang sedang rusak parah terdapat di jalur Kampung Lewe, Desa Rana Masak, Kecamatan Borong menuju kampung Metuk, Desa Golo Ndele, Kecamatan Kota Komba Utara.

Elvis Asman, salah satu warga Desa Golo Ndele mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah lama, namun hingga kini belum juga diperbaiki.

“Jalan tersebut sudah dibuat lapen beberapa tahun lalu, namun kondisinya saat ini sedang rusak parah dan sulit untuk dilintasi kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” katanya kepada  VoxNtt.com, Minggu (10/07/2022).

Elvis juga mengimbau pengendara roda dua maupun roda empat agar perlu hati-hati saat melintasi jalan tersebut.

“Kendaran roda kalau dengan boncengan tidak bisa lewat, harus turun dulu jalan kaki, lewat jalan rusak baru bisa naik lagi. Untuk kendaraan roda empat harus bawa dengan sekam padi supaya mobil bisa jalan normal,” katanya.

Ia meminta Pemerintah Daerah Matim untuk segera memperbaiki jalan tesebut.

Menurutnya, jika tidak diperbaik maka tentu akan menjadi ancaman untuk keselamatan pengendara dan para penumpang.

“Muda-mudahan Bupati dan DPRD Manggarai Timur sadar akan kondisi jalan ini. Jangan tunggu mendekati pemilihan baru kerja. Ekonomi kami juga terpuruk, karena banyak hasil bumi yang harus kami jual ke Borong namun terhambat infrastruktur jalan tidak mendukung,” kesalnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Matim Yos Marto mengatakan jalur tersebut sedang dikerjakan. Itu mulai dari kampung Maro, Lewe Desa Rana Masak menuju Parang, Metuk, Desa Golo Ndele.

“Untuk di Rana Masak, dananya 6 miliar lebih dari DAK. Untuk sampai ke Metuk menggunakan dana pinjaman Bank NTT senilai 20 miliar lebih,” katanya.

Penulis: Yunt Tegu
Editor: Ardy Abba

Dinas PUPR Matim Manggarai Timur Matim
Previous Article‘Congka Sae’ Munculkan Kembali Semangat Julie Laiskodat
Next Article Komunitas Momang Anak Manggarai Rayakan HAN 2022 di Wae Rebo

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.