Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Antisipasi Krisis Pangan, Gubernur NTT Instruksikan Fokus 4 Komoditas
NTT NEWS

Antisipasi Krisis Pangan, Gubernur NTT Instruksikan Fokus 4 Komoditas

By Redaksi27 September 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Antisipasi Krisis Pangan, Gubernur NTT Instruksikan Fokus 4 Komoditas
Kepala Dinas Pertanian NTT, Lecky Frederich Koli didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Prisila Parera saat memberikan keterangan pers di Kantor Gubernur NTT, Selasa, 27 September 2022. (Foto: Tarsi Salmon/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat telah mengiktruksikan fokus 4 komoditas dalam mengantisipasi krisis pangan di provinsi kepulauan itu.

“Untuk mengantisipasi pangan, Pak Gubernur telah mengintruksikan untuk kita fokus kepada 4 komoditas,” kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT, Lecky Frederich Koli kepada wartawan, Selasa (27/09/2022).

Keempat komoditas itu yakni; jagung, sorgum, tanaman kelor, dan dari aspek peternakan Ayam Kampung Unggul Balitbang (KUB).

“Nah, ini komoditas-komoditas yang mendapat perintah dari bapak Gubernur sudah kita persiapkan,” ujarnya.

Hadapi Musim Tanam

Pada kesempatan itu juga, Kadis Lecky mengatakan, Dinas Pertanian NTT menyiapkan 88 ribu hektare (Ha) lahan guna menghadapi musim tanam satu pada Oktober 2022 hingga April 2023 serta mengantisipasi krisis ekonomi global.

Ia menjelaskan, pada tahun 2022, pemerintah menyiapkan lahan seluas 105 Ha. Dari jumlah itu, 37 Ha sudah dilakukan penanaman pada musim tanam dua, dan sudah dipanen dan dipasarkan. Sedangkan 88 ribu Ha akan dimanfaatkan untuk musim tanam satu ini.

“Kami sudah ajukan ke bank pelaksaana. Jadi 40 ribu Ha akan dilakukannpencairan pertama untuk dilakukan penanaman,” katanya.

Lahan yang disiapkan ini, kata dia, akan digunakan untuk tanaman jagung, sorgum, dan kelor. Tahap awal dimulai di daratan Flores yang sesuai prediksi BMKG akan hujan pada akhir Oktober 2022.

“Selanjutnya untuk daratan Flores bagian timur, Pulau Timor dan Sumba akan diikuti pada November-April,” jelasnya.

Untuk hasil produksi jagung, lanjut dia, pihaknya akan bekerja sama dengan Kabupaten Bangli, Bali untuk suplai kebutuhan jagung. Sedangkan mereka suplai daging dan telur ayam.

Sedangkan benih Sorgum, jelasnya, sedang dalam penyaluran dari Flores Timur ke Pulau Timor, Flores bagian timur, Lembata, Alor, Sabu, dan Rote.

Khusus Kelor, lanjut dia, pihaknya telah menyiapkan benih sebanyak 1 juta dan  akan bekerja sama dengan TNI untuk dibagikan ke warga agar bisa ditanam di pekarangan rumah. “Kita siapkan 1 juta anakan yang akan dibagikan oleh TNI,” katanya.

Dia mengaku hasil panen tanaman pertanian ini akan dijual pasar yang telah disiapkan pihak ketiga. “Jaminan pasar dengan harga yang sudah disepakati bersama pihak ketiga,” katanya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Julie Sutrisno Laiskodat Kota Kupang Pemprov NTT
Previous ArticleKapolres Belu Akui Anggotanya Tembak Mati Warga Sipil
Next Article Dugaan Korupsi Pembangunan Tiga Ruas Jalan, Garda TTU Desak Kejati NTT Proses Hukum Direktur PT SKM

Related Posts

Gubernur NTT Dorong Percepatan Program Makan Bergizi Gratis di Sumba

15 Maret 2026

Pemprov NTT Cairkan THR ASN Rp 96,4 Miliar

15 Maret 2026

Melki Laka Lena Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur dan Hilirisasi Pertanian di NTT

15 Maret 2026
Terkini

Pria di Nagekeo Diduga Aniaya Kepala Desa dan Lansia, Kasus Dilaporkan ke Polisi

16 Maret 2026

Potensi Desa Nggalak: Dari Gapoktan Produktif hingga Penghasil Porang Terbesar di Manggarai

15 Maret 2026

Kuasa Hukum Minta Kepastian Hukum untuk Notaris Albert Riwu Kore

15 Maret 2026

Cerpen: Konoha di Pintu Langit

15 Maret 2026

Taekwondo NTT Fokus Benahi Struktur Organisasi Jelang PON 2028

15 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.