Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Batu Tidak Ditanam, Kontraktor Diperintahkan Kerja Ulang Telford di Mbeang Ledas
Regional NTT

Batu Tidak Ditanam, Kontraktor Diperintahkan Kerja Ulang Telford di Mbeang Ledas

By Redaksi28 September 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Batu Tidak Ditanam, Kontraktor Diperintahkan Kerja Ulang Telford di Mbeang Ledas
Kondisi telford di Lingko Ntemu, Mbeang Ledas, Kelurahan Satar Tacik Kecamatan Langke Rembong. Foto diambil, Senin (27/09/2022)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput memerintahkan kontraktor untuk kerja ulang telford di Lingko Ntemu, Mbeang Ledas, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Lagke Rembong.

“Setelah mendapat informasi dari teman-teman wartawan kemarin (Senin 26/9/2022) saya langsung panggil kontraktornya. Menurut dia pengerjaan sekarang untuk mempermudah mobilisasi material saja. Intinya saya perintahkan batu-batu itu harus ditanam, diikat dan digilas,” ujar kadis Lambertus kepada wartawan, Selasa (27/9/2022).

Kata Lambertus, pelaksana proyek tersebut bukanlah tangan kedua atau kontraktor yang membeli dari kontraktor lain.

“Tim teknis kita termasuk PPK hari ini sudah turun ke lokasi untuk mengecek langsung kondisi telford tersebut. Prinsipnya temuan teman-teman media sangat membantu kami untuk memudahkan pengawasan terhadap mutu pekerjaan. Untuk 200-an meter yang sudah dikerjakan itu kalau tidak sesuai kontrak ya kerja ulang daripada dia (kontraktor) tekor lebih banyak ya lebih baik perbaik memang dan 200 meter sisanya kerja yang baik,” pungkasnya.

Proyek tersebut, kata Lambertus, merupakan satu dari sekian paket PL (penunjukkan langsung) tahun anggaran 2022. Namun dia tidak tahu nama CV yang mengerjakan proyek tersebut.

“Saya tidak bisa hafal satu-satu nama CV-nya kaka. Tapi kontraktornya sudah saya panggil. Anggarannya tidak sampai Rp200 juta ya. Kemudian papan proyek sudah disiapkan untuk dipasang di lokasi,” lanjutnya.

“Praktik jual proyek dengan fee tertentu kepada pihak lain memang susah diputuskan. Tapi untuk proyek ini saya pastikan bukan beli dari orang lain,” tutupnya.

Pantauan awak media, Senin (26/9/2022),
sebagian pasangan batu yang disusun terlihat sudah terangkat ke permukaan. Sebab batu-batu itu tidak ditanam, tetapi hanya disusun bahkan ditaruh begitu saja ke badan jalan.

Padahal, telford jika jalan yang terbuat dari batu pecahan, maka ditanam dengan sisi lancip di atas, kemudian ditutup batu-batu yang lebih kecil untuk dikunci.

Di lokasi juga tidak ditemukan papan informasi proyek, sehingga tidak diketahui pagu anggaran dan berapa lama kontrak pekerjaannya. [VoN]

Dinas PUPR Manggarai Kabupaten Manggarai
Previous ArticleKisah Soal Kerukunan di Kampus Swasta Katolik STIE Oemathonis Kupang
Next Article Hendak Diselundupkan, Polres Manggarai Amankan Puluhan Ekor Sapi

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.