Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sudah Memasuki Musim Hujan, Lapen di Elar Belum Juga Dikerjakan, Siapa yang Disalahkan?
Regional NTT

Sudah Memasuki Musim Hujan, Lapen di Elar Belum Juga Dikerjakan, Siapa yang Disalahkan?

By Redaksi13 Oktober 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu proyek di Kecamatan Elar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Proses pembanguan jalan di Kabupaten Manggarai Timur, khususnya Kecamatan Elar tahun anggaran 2022 sudah mulai dikerjakan. Namun memasuki musim penghujan biasanya menjadi salah satu kendala pekerjaan di lapangan.

Hal ini membuat keraguan besar dari masyarakat Elar, di mana saat ini sementara proses pengerjaan salah satu lapen.

Salah satu tokoh muda Kecamatan Elar yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan bahwa saat ini ada salah satu paket proyek lapen yang belum dikerjakan sama sekali.

“Sudah memasuki musim hujan, namun pekerjaannya belum mulai sama sekali. Ini yang membuat kami masyarakat Elar sangat ragu dengan kinerja dari proyek tersebut,” katanya kepada VoxNtt.com, Kamis (13/10/2022).

Tak hanya itu, ia juga mengaku kesal terhadap Pemda Matim karena selama ini tidak pernah mendesak kontraktornya untuk turun bekerja.

Padahal materialnya sudah tiga minggu berada di lokasi proyek.

“Dan, akibat dari curah hujan yang tinggi, sebagian materialnya sudah terbawa air hujan,” ungkapnya.

Ia juga mengaku bahwa hingga saat ini papan informasi proyek di dua lokasi tersebut belum dipasang sama sekali. Akibatnya, masyarakat tidak tahu berapa pagu dana dan CV apa yang akan mengerjakan.

“Rakyat juga punya wewenang memonitor dan mengkritisi hal ini ko,” ungkapnya.

“Maka kami berharap kepada Pemda Matim dan lembaga DPRD lebih serius lagi menangani hal-hal ini. Apabila ini hanya ulah kontraktor saja seharusnya ditegur keraslah kontraktornya jangan kita omong kuantitas saja tapi kedepankan juga kualitasnya karena ini menyangkut kesejahteraan umum. Semoga kedepannya Pemda Matim lebih jernih lagi mengatur jadwal yang baik untuk pengerjaan lapen di seluruh wilayah Matim ini,” harapnya.

Diketahui bahwa ada dua paket pengerjaan lapen di wilayah Kecamatan Elar tahun 2022 ini. Keduanya yakni, jalur Wae Solong-kelok dan tetes-kaong.

Pada titik Wae Solong-Kelok terlihat sudah  mulai proses pembersihan rumput dan tanah di sela batu-batu.

Sementara di jalur Tetes-Kaong hanya material terlihat dibiarkan begitu saja di jalan.

Penulis: Yunt Tegu
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticleTingkatkan Kualitas SDM, AFP NTT Gelar Pelatihan bagi Pelatih Futsal
Next Article Kerja Cerdas Nan Bijaksana Kejari TTU Bebaskan Tersangka Kasus Perusakan dari Jeratan Hukum

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.