Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Kim Taolin: Jangan Ajar Kepala Desa Baru untuk Korupsi
VOX DESA

Kim Taolin: Jangan Ajar Kepala Desa Baru untuk Korupsi

By Redaksi6 Februari 20231 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Malaka Kim Taolin
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Terkait wacana pungutan dana pelantikan kepala desa pada 14 Februari 2023 mendatang, Wakil Bupati Malaka Kim Taolin berkomentar. Pernyataan Kim Taolin soal wacana pungutan yang dibebankan ke kepala desa terpilih cukup tegas.

Kim Taolin menyesali sikap dan keputusan Kepala Dinas PMD Malaka, terkait pemungutan tersebut. Menurut Kim Taolin, hal itu adalah perbuatan yang tidak terpuji dan memberikan kesan buruk kepada masyarakat.

“Model seperti ini, ajar kepala desa baru mereka untuk korupsi. Mereka sudah pasti tidak ada uang lagi, karena kemarin sudah habis – habisan di Pilkades. Lalu mau pelantikkan kita pungut lagi mereka. Pasti mereka pinjam uang di orang dan itu ada bunga. Setelah dilantik kemungkinan besar dia pasti putar otak untuk tutup utang,” kata Kim Taolin, Sabtu (4/1/2023).

“Jangan ajar kepala desa baru untuk korupsi,” tegas Kim Taolin.

Diketahui, besaran pungutan yang dibebankan untuk kepala desa baru sejumlah Rp1.250.000, kain tenun sarung jenis Marobo (2 sampai 5 juta), dan selendang.

Sedangkan jumlah kepala desa yang akan dilantik adalah 118 kepala desa.

Diduga, biaya yang rencana dikumpulkan tersebut untuk acara pelantikkan kepala desa pada 14 Februari mendatang.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Kim Taolin Malaka
Previous ArticleKOMPAK Desak Mendagri Copot Sekda Provinsi Papua Selatan
Next Article Samuel Fahik Bos Sanxel Malaka, Kader Potensial PKB Dapil l

Related Posts

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.