Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Ada Dugaan Manipulasi Tiket di Kawasan TNK
Ekbis

Ada Dugaan Manipulasi Tiket di Kawasan TNK

By Redaksi22 Mei 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Komodo (Foto: Its)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- HB Seorang pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, memberikan informasi yang mengejutkan terkait praktik manipulasi tiket yang terjadi di beberapa spot wisata, baik di kawasan TNK maupun kawasan luar TNK.

Pemandu wisata lokal dengan inisial HB menuturkan, sering terjadi manipulasi tiket oleh guide dan juga petugas BTNK saat wisatawan berkunjung ke spot wisata.

“Contoh, saat kita mengunjungi salah satu spot wisata dan membawa tamu sejumlah 10 orang. Di hadapan petugas nanti kita laporkan hanya 5 atau 6 orang tamu saja. Sementara sisa uang jatah tiket, kita bagi dua dengan petugas,” jelas HB kepada media ini beberapa waktu lalu.

HB menekankan, praktik-praktik manipulasi tiket ini sering terjadi dan sudah menjadi rahasia umum. Karenanya, HB juga mendesak kepada pemerintah dan BTNK agar proses digitalisasi tiket yang pernah didengungkan beberapa tahun belakangan segera diterapkan.

“Dulu kan pernah ada program digitalisasi tiket, tetapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujarnya.

Secara pribadi, kata HB, dirinya mendukung terkait digitalisasi tiket.

“Dengan begitu mengurangi kecurangan transaksi tiket,” lanjut HB.

Terkait praktik manipulasi tiket ini, Kepala BTNK Hendrik Rani Siga menampik hal itu. Ia menegaskan, hal itu tidak pernah terjadi.

“Kalau punya bukti silakan sampaikan ke saya adik,” jelas Hendrik, Senin (22/05/2023).

Sementara terkait proses digitalisasi tiket, Hendrik Siga menegaskan saat ini sedang melaksanakan uji coba.

“Sedang uji coba,” jawabnya singkat.

Namun dirinya tidak menjelaskan kapan kepastian digitalidasi tiket itu mulai beroperasi.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Komodo Mabar Manggarai Barat Taman Nasional Komodo
Previous ArticleMahasiswa Ilkom Undana Sosialisasi soal Pelecehan Seksual di SMAN 2 Kupang Barat
Next Article Penting Ada Rekonsiliasi Setelah Pilkades

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.