Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Kunjungan Wisatawan ke Loh Liang Meningkat, PT Flobamor Dorong Lakukan Pembatasan
Ekbis

Kunjungan Wisatawan ke Loh Liang Meningkat, PT Flobamor Dorong Lakukan Pembatasan

By Redaksi12 Juni 20231 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur Operasional PT Flobamor, Abner E. R. Ataupah
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kunjungan Wisatawan ke Loh Liang Meningkat, PT Flobamor Dorong Lakukan Pembatasan

Labuan Bajo, Vox NTT- Kunjungan wisatawan ke Loh Liang Taman Nasional Komodo (TNK) beberapa hari terakhir sangat meningkat.

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Operasional PT Flobamor Abner Runpah kepada awak media, Kamis (08/06/2023).

Menurut Abner, saat ramai kondisinya susah untuk diatasi, hal itu karena jumlah wisatawan lebih banyak dari pada naturalist guide yang bertugas di Loh Liang.

“Makanya kita dorong utk pembatasan kunjungan,” ujar Abner.

Abner mengatakan, dengan kenaikan harga diharapkan akan memecah kunjungan ke desa atau Pulau Rinca.

“Hal itu kita lakukan agar tidak ada penumpukan wisatawan di Loh Liang,” jelasnya.

Abner juga mengatakan, mau berapapun naturalist guide yang disiapkan, jika wisatawan yang datang berjumlah 2000 orang pasti akan susah dilayani.

“Maka dari itu salah satu tujuan konservasi kita yaitu pembatasan kunjungan,” tegas Abner kembali.

Abner juga menyinggung soal ekosistem Komodo yang jadi korban jika terlalu banyaknya wisatawan. Dirinya bahkan menekankan pentingnya memesan  menggunakan aplikasi jika berkunjung ke Loh Liang.

“Itu dilakukan agar terjadi pemerataan kunjungan,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome

Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat PT Flobamor Taman Nasional Komodo
Previous ArticleKasus Sengketa Lahan Saint Regis, Tim Kumdam IX/Udayana Jadi Kuasa Hukum Suwandi Ibrahim
Next Article Pembangunan Lapen Desa Nanga Mbaur Sempat Dipersoalkan, Kades Warkah Beri Klarifikasi

Related Posts

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Laka Lantas di Ndoso-Manggarai Barat, Dua Korban Meninggal Dunia

8 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.