Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Semangat Bertani Pasutri di Malaka Ini Tidak Pudar, Meski Kekurangan Air
Ekbis

Semangat Bertani Pasutri di Malaka Ini Tidak Pudar, Meski Kekurangan Air

Kabupaten Malaka yang terkenal dengan  lahan pertanian terbesar di daratan Timor pun mengalami dampak kekeringan tersebut.
By Redaksi4 Oktober 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proses bor air di lokasi pertanian milik Dies Susianawati bersama suaminya Samuel Fahik pada 4 Oktober 2023. (Foto: Samuel Fahik)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Memasuki musim kemarau sudah pasti debit air berkurang drastis bahkan kering total. Hal ini menjadi badai dan musibah bagi para petani yang hidupnya bergantung dari hasil bertani.

Kabupaten Malaka yang terkenal dengan  lahan pertanian terbesar di daratan Timor pun mengalami dampak kekeringan tersebut.

Namun hal itu tidak memudarkan semangat Dies Susianawati bersama suaminya, Samuel Fahik untuk bertani.    Segala daya diupayakan untuk bisa mendapatkan air yang cukup.

Ditemui di lokasi sawah dan hortikulturanya di Desa Kamanasa,  Kecamatan Malaka Tengah, Dies Susianawati bersama suami dan tim kerjanya, lagi mencari sumber air untuk mengairi sawah dan lahan hortikultura.

Dengan alat seadanya yang masih manual,  pasutri yang hobi bertani ini rupanya mengebor air dalam tanah untuk mencari sumber air.

Di bawah terik matahari yang membakar kulit, tim pencari sumber air berhasil mendapatkan air yang cukup bagus untuk mengairi sawah dan lahan hortikultura.

Lahan hortikultura yang siap ditanami lombok, tomat dan sayuran
Lahan hortikultura yang siap ditanami lombok, tomat dan sayuran

“Ya mau bagaimana lagi, lahan sudah siap dan air tidak ada. Saluran kering total. Terpaksa kita bor air sudah. Kita petani ini begini sudah,” kata Samuel Fahik,  suami Dies Susianawati yang gemar bertani itu, Rabu (4/10/2023).

Kegigihan pasutri yang hobi bertani ini patut dijadikan contoh oleh kaula muda di Malaka dan NTT. Bagaimana tidak,  walaupun dilanda kekeringan,  dengan semangat dan ide yang cemerlang, pertanian tetap harus dilanjutkan.

“Kalau menunggu bantuan pemerintah,  kita bisa mati kelaparan. Kita upaya sendiri,” ujar Samuel Fahik.

Terpantau,  di atas lahan seluas 1,5 hektare itu, sudah siap lahan hortikultura yang bakal ditanami lombok, tomat dan sayuran,  serta beberapa petak lahan sawah.

Samuel Fahik dan Dies Susianawati adalah pasutri yang bekerja tanpa mengenal lelah. Lebih tepatnya adalah pasutri pekerja keras.

Pemilik usaha percetakan terbesar di Malaka Sanxel grup ini memiliki lahan pertanian yang cukup besar di Malaka.

Setidaknya ada dua lahan pertanian yang berbeda yang siap dikerjakan saat ini.  Ada lahan 2 hektare di Besikama dan 1,5 hektare di Kamanasa.

“Kita sudah biasa kalau musim kemarau begini. Tapi kali ini kering total.  Jadi kita bor air sudah dan puji Tuhan di kedalaman 10 meter, kita dapat air,” kata Samuel Fahik.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi

Dies Susianawati Malaka Samuel Fahik
Previous ArticleMengenal Blasius Seo, Guru dan Politisi Senior PDIP, Kini Bakal Calon Bupati Malaka
Next Article Samuel Fahik: Terima Kasih Marten Bunga Sudah Gusur Rumah Orangtua Kandungnya

Related Posts

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.