Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Stok Air Bersih Berkurang, Warga Soroti Pemkab Malaka
Regional NTT

Stok Air Bersih Berkurang, Warga Soroti Pemkab Malaka

By Redaksi6 Oktober 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Agustinus Nahak, pengusaha asal Malaka yang berdomisili di Kupang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Dampak kekeringan akibat kemarau panjang salah satunya adalah stok air bersih berkurang.

Di Kabupaten Malaka juga mengalami dampak kekeringan itu. Pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari – hari menjadi berkurang bahkan kering total.

Melihat fenomena ini, Polres Malaka bersama TNI Koramil Betun dan Banser dengan segala daya membantu air bersih untuk masyarakat di beberapa wilayah yang terkena dampak.

Tercatat, kolaborasi Polres,  Koramil dan Banser NU, masyarakat Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah mendapat bantuan 10.000 liter air bersih, Selasa (3/10/2023).

Tidak hanya itu, di Kecamatan Weliman juga 10.000 liter air bersih dibagikan untuk masyarakat.

Melihat hal ini, Agustinus Nahak warga diaspora Malaka di Kupang ini mengkritik keras sikap Pemkab Malaka soal bencana kekeringan di kabupaten itu.

Menurut Agustinus Nahak,  Pemkab Malaka seolah diam dan tidak tanggap terhadap situasi masyarakat sast ini yang mengalami kekeringan.

“Terima kepada pimpinan TNI – Polri dan Pemuda Ansor, Banser di Malaka yang memiliki kepekaan sosial terhadap situasi kesulitan air bersih untuk masyarakat Malaka yang membutuhkan,” ucap Agustinus, Kamis (5/10/2023).

“Mana kehadiran pemerintah Malaka, pemerintah jangan sibuk pencitraan di luar tetapi mengabaikan pelayanan terhadap masyarakat misalnya air bersih yang merupakan kebutuhan dasar,” ungkap Agustinus.

Menurut Agustinus, Pemerintahan Simon Nahak dan Kim Taolin tidak tanggap terhadap apa yang sudah disampaikan BNBP tentang dampak dan mitigasi terhadap dampak El Nino tahun 2023.

“Saya heran pemerintahan ini ko merasa baik – baik saja tentang dampak El Nino tahun ini ya. Padahal Presiden Jokowi dalam banyak kesempatan sudah banyak mengingat kepala daerah seluruh Indonesia tentang dampak dari El Nino tahun ini,” ujar Agustinus.

Sementara itu, Bupati Malaka Simon Nahak pada kesempatan meninjau pasar murah di Lapangan Umum Betun belum lama ini, menyampaikan bahwa saat ini memang musim panas dan kering.

“Air kurang kita perhatikan. Tiap tahun pasti ada perubahan iklim.  Itu terjadi tiap tahun. Tidak mungkin hujan terus dan panas terus,” kata mantan caleg DPR RI dari Partai Perindo 2019 ini.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi

Air Bersih Malaka
Previous ArticleLampu Merah di Kota Ruteng Mati, Arus Kendaraan Kocar Kacir
Next Article Lewat Program KPR, Bank CIMB Dukung Upaya Pelestarian Bambu

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.