Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»BPBD Manggarai Barat Lakukan Pendataan Dampak Bencana
Regional NTT

BPBD Manggarai Barat Lakukan Pendataan Dampak Bencana

By Redaksi22 Februari 20241 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peningkatan air sungai di Nangalili hingga ke badan jalan akibat hujan deras (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Hujan deras disertai angin kencang mengguyur sebagian wilayah yang ada di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT.

Akibatnya, sebagian wilayah mengalami bencana banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang.

Terkait hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mabar melakukan pendataan terkait dampak bencana yang terjadi di beberapa wilayah di kabupaten itu.

Kepala Pelaksana BPBD Mabar Isfridus Tobong menyebut, pihaknya kini tengah mengecek di beberapa lokasi untuk mengambil data sembari menunggu laporan dari desa dan kecamatan.

“Hari ini tim kami akan turun ke beberapa lokasi. Sambil menunggu laporan resmi dari desa dan camat. Hari ini mereka turun untuk ambil data,” ujar Isfridus saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Kamis (22/02/2024).

Menurutnya, wilayah yang terdampak yaitu di Bambor Kecamatan Mbeliling, Kecamatan Welak, dan Nangalili Kecamatan Lembor Selatan.

Isfridus menjelaskan ada sejumlah tahapan penanggulangan bencana secara darurat yaitu laporan kepala desa atau camat atau hasil pantauan tim BPBD.

“Data diolah atau dikaji dan apabila perlu penanganan darurat maka kita keluarkan surat pernyataan bencana,” jelasnya

Setelah SPB keluar, kata Isfridus, pihaknya akan mengajukan ke dinas teknis terkait untuk melakukan penanganan selanjutnya.

“Juga kita mengajukan ke Badan Keuangan Daerah untuk meminta dukungan biaya penanganannya dari sumber DTT,” tambahnya.

Penulis: Sello Jome

BPBD Mabar Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleSatu TPS di Manggarai Barat akan Lakukan PSU, Begini Jumlah DPT-nya
Next Article Demokrat Usung Kader Sendiri untuk Pilkada Mabar 2024

Related Posts

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.