Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Peningkatan UHC Nagekeo Capai 99,5 Persen, Pelayanan RSUD Aeramo Justru Memburuk
KESEHATAN

Peningkatan UHC Nagekeo Capai 99,5 Persen, Pelayanan RSUD Aeramo Justru Memburuk

By Redaksi9 Agustus 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ruang tunggu Apotek RSD Aeramo di Kabupaten Nagekeo yang sepi. Foto diambil belum lama ini (Foto: Patrianus Meo Djawa/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT– Upaya peningkatan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Nagekeo menunjukkan hasil signifikan. Berdasarkan data terbaru per Juli 2024, cakupan UHC Nagekeo telah mencapai 99,5 persen, melampaui capaian UHC nasional yang hanya berada di angka 95,09 persen.

Namun ironisnya, peningkatan UHC yang luar biasa ini tidak berbanding lurus dengan kualitas layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aeramo.

Pasien yang mengandalkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di RSUD Aeramo kerap kali mengeluhkan kurangnya ketersediaan obat di apotek rumah sakit.

Banyak di antara mereka terpaksa membeli obat di apotek luar dengan biaya sendiri, meskipun biaya tersebut nantinya akan diklaim kembali oleh pihak rumah sakit.

“Kami menemukan fakta bahwa pasien terkadang mengeluh obat JKN tidak tersedia di apotek rumah sakit. Mereka terpaksa membeli obat sendiri di apotek luar dengan biaya sendiri, meski kwitansi obat kemudian diklaim kembali oleh pihak rumah sakit,” ungkap Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton, saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Aeramo pada 19 Juli 2024 lalu.

Darius mengaku telah menyampaikan keluhan tersebut kepada Direktur Utama RSUD Aeramo, dr. Candrawati Saragih, melalui pesan WhatsApp.

Penelusuran VoxNtt.com juga menemukan bahwa situasi di RSUD Aeramo memburuk akibat kebijakan pemangkasan tunjangan dokter yang dilakukan oleh Penjabat Bupati Nagekeo, Raimundus Nggajo.

Kebijakan ini telah menyebabkan keengganan para dokter untuk tetap bertugas di Nagekeo, bahkan beberapa di antaranya memilih tidak memperpanjang kontrak.

Sejak tahun 2019 hingga akhir Desember 2023, RSUD Aeramo sempat berada di puncak kejayaannya, dengan seluruh pelayanan dan peralatan medis yang lengkap serta bangunan gedung dan fasilitas pendukung yang memadai.

Namun, situasi berubah drastis setelah masa jabatan Bupati Johanes Don Bosco Do atau dr. Don berakhir dan digantikan oleh Penjabat Bupati Raimundus Nggajo.

Kebijakan Raimundus Nggajo yang memangkas tunjangan dokter memicu konflik internal yang mengakibatkan sejumlah dokter hengkang setelah kontrak mereka berakhir.

Akibatnya, banyak pasien harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah karena ketiadaan dokter spesialis di RSUD Aeramo, menambah beban dan kesulitan bagi warga yang seharusnya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai di daerah mereka sendiri.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Nagekeo Ombudsman RI Perwakilan NTT RSUD Aeramo
Previous ArticleEdi Endi Ajak Warga Nanga Nae Bersama-sama Lanjutkan Pembangunan di Manggarai Barat
Next Article Aksi Bersih-bersih di Bukit Perkemahan Pramuka Mbuhung Jadi Agenda Rutin Gerakan Pramuka Kwarcab Manggarai Barat

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.