Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Desa Woedoa Keluhkan Jaringan Internet Buruk dan Kekurangan Air Bersih
Regional NTT

Warga Desa Woedoa Keluhkan Jaringan Internet Buruk dan Kekurangan Air Bersih

By Redaksi15 Desember 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anton S Wangge (paling kiri) saat bertemu warga Desa Woedoa, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Sabtu, 14 Desember 2024 (Foto: Patrianus Meo Djawa/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT – Warga Desa Woedoa, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo menyampaikan sejumlah keluhan kepada Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo dari Partai NasDem, Anton S. Wangge, saat pertemuan di Balai Posyandu Desa Woedoa, Sabtu, 14 Desember 2024.

Kehadiran Anton dalam pertemuan ini bukan dalam agenda reses DPRD, melainkan sebagai sesama keluarga atau dalam istilah lokal disebut Ka’e Ari.

Dalam diskusi tersebut, Agustinus Usu, warga setempat mengungkapkan buruknya layanan jaringan internet di Desa Woedoa yang menghambat berbagai aktivitas masyarakat.

“Kami sangat membutuhkan akses jaringan internet, terutama untuk kegiatan yang berhubungan dengan pemerintah, seperti laporan di Posyandu,” katanya.

Selain masalah jaringan, warga juga meminta perhatian terhadap kebutuhan air bersih dan sektor pertanian.

Yohanes Pawe, warga lainnya, mengusulkan pembangunan embung untuk memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus mendukung pertanian dan peternakan.

“Hampir setiap tahun kami kekurangan air minum bersih. Kalau bisa, embung ini juga dapat digunakan untuk kebutuhan air bersih,” ujarnya.

Warga juga berharap kelompok Dasawisma di desa mereka mendapat bantuan alat penampung air dan benih tanaman kakao untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Menanggapi keluhan warga, Anton memberikan sejumlah solusi praktis.

Terkait pengadaan jaringan internet, ia menyarankan warga membuat proposal kepada Telkomsel. Anton berkomitmen untuk mengawal prosesnya.

“Saya sarankan bapak mama bantu buatkan proposal ke Telkomsel. Saya akan bantu kawal,” ucap Anton.

Sementara itu, untuk mendukung kegiatan perkumpulan Mementomori di desa tersebut, Anton berinisiatif menyumbangkan 50 unit kursi menggunakan dana pribadinya sebagai bentuk dukungan langsung.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Anton S. Wangge Desa Woedoa DPRD Nagekeo Kabupaten Nagekeo Kecamatan Nangaroro Nagekeo
Previous ArticleYovita Dewi Suriany Ajak Tanamkan Nilai-nilai Pramuka untuk Generasi Muda
Next Article Perenungan Baru tentang Nasionalisme di Era Algoritma

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.