Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Politisi Golkar Desak Pemantauan Ketat WNA setelah Perampokan Geng Rusia di Bali
NASIONAL

Politisi Golkar Desak Pemantauan Ketat WNA setelah Perampokan Geng Rusia di Bali

Rudi mendesak aparat kepolisian untuk bekerja sama dengan Interpol serta kedutaan negara asal pelaku untuk memastikan penegakan hukum yang cepat dan tepat.
By Redaksi2 Februari 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPR RI, Umbu Rudi Kabunang (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bali, Vox NTT – Politisi Golkar Dr. Umbu Rudi Kabunang mendesak Kementerian Imigrasi untuk lebih serius memantau pergerakan warga negara asing (WNA) di Indonesia.

Seruan ini muncul setelah perampokan yang melibatkan warga negara asing yang diduga bagian dari komplotan geng asal Rusia di Bali.

Rudi menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap WNA di Indonesia, mengingat banyak di antaranya yang diduga menyalahgunakan izin tinggal mereka untuk melakukan tindak kriminal.

“Perilaku ini sangat meresahkan dan harus ditindak tegas,” ujar Rudi, yang juga anggota Komisi XIII DPR RI.

Ia khawatir, kejadian serupa dapat merusak citra pariwisata Indonesia, khususnya Bali, di mata internasional.

Perampokan tersebut terjadi pada 15 Desember 2024, di mana seorang warga negara Ukraina, Igor Lermakov, kehilangan aset kripto senilai Rp3,4 miliar.

Kelompok geng yang terdiri dari sembilan orang, yang disebut-sebut sebagai “geng Rusia”, diduga menjadi pelaku perampokan ini.

Polda Bali pada 31 Januari 2025 telah menangkap satu pelaku berinisial K asal Rusia di Bandara Ngurah Rai saat hendak melarikan diri ke Dubai.

Meskipun satu pelaku telah ditangkap, Polda Bali masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap keterlibatan delapan pelaku lainnya, serta dugaan keterkaitan kasus ini dengan jaringan kejahatan internasional.

Rudi mendesak aparat kepolisian untuk bekerja sama dengan Interpol serta kedutaan negara asal pelaku untuk memastikan penegakan hukum yang cepat dan tepat.

“Penanganan kasus ini harus komprehensif agar kejahatan serupa tidak terulang di Indonesia,” tambahnya.

Penulis: Ronis Natom

Bali Dr. Umbu Rudi Kabunang Golkar WNA
Previous ArticleReses Anggota DPRD Matim di Elar Selatan Fokus Perbaikan Jalan Rusak
Next Article Oknum Polisi di Kupang Terancam 4 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Penggelapan Dana Rp400 Juta

Related Posts

Astra Tandang Apresiasi Political Will Pemerintah dan DPR Sahkan RUU PPRT

22 April 2026

Benny Harman Dorong Pembentukan Lembaga Independen Pengelolaan Hasil Perampasan Aset

7 April 2026

Benny Harman: Kasus Penyiraman Andrie Yunus Bukan Pidana Biasa

5 April 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.