Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Penerbangan Internasional Singapura–Labuan Bajo Dihentikan Mulai 31 Juli 2025
Regional NTT

Penerbangan Internasional Singapura–Labuan Bajo Dihentikan Mulai 31 Juli 2025

By Redaksi3 Juli 20251 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bandar Udara Internasional Komodo Labuan Bajo (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Penerbangan internasional dengan rute Singapura–Labuan Bajo akan resmi dihentikan mulai 31 Juli 2025. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Internasional Komodo, Ceppy Triono, kepada awak media beberapa waktu lalu.

Menurut Ceppy, penghentian layanan ini merupakan keputusan dari pihak maskapai Jetstar Asia Airways, yang hingga kini menjadi satu-satunya operator penerbangan langsung untuk rute tersebut.

“Jetstar Asia telah menyatakan akan menghentikan secara permanen seluruh layanan penerbangannya dari Singapura mulai tanggal 31 Juli 2025. Keputusan ini diambil karena alasan kebijakan operasional perusahaan,” jelas Ceppy.

Penerbangan Singapura–Labuan Bajo oleh Jetstar Asia pertama kali mendarat di Bandara Internasional Komodo pada 20 Maret 2025.

Sejak saat itu, maskapai ini melayani penerbangan langsung pulang-pergi (PP) dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Kamis dan Minggu.

“Kendati memiliki tingkat keterisian penumpang yang tinggi dengan rata-rata di atas 90 persen baik penumpang yang datang maupun berangkat, layanan ini hanya bertahan selama lebih dari empat bulan,” ungkap Ceppy.

Ia menambahkan, penghentian ini tidak hanya berdampak pada rute Labuan Bajo, melainkan juga pada seluruh rute penerbangan Jetstar Asia di Indonesia.

Penulis: Sello Jome

Bandara Komodo Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleJumlah Lansia di NTT Capai 549,6 Ribu Jiwa
Next Article Dukung Pertumbuhan KEK Wae Naong di Cibal, Pemda Siap Bantu Meteran Gratis untuk Warga

Related Posts

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.