Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Suhu Laut di Manggarai Diprediksi Terjadi Penguapan, Nelayan Reo: Yang Penting Jangan Hujan
Regional NTT

Suhu Laut di Manggarai Diprediksi Terjadi Penguapan, Nelayan Reo: Yang Penting Jangan Hujan

By Redaksi11 Juli 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pesisir Pantai Utara Kecamatan Reok, tepatnya di Ketebe, Desa Robek (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dominan cerah berawan pada pagi hari mulai tanggal 11-13 Juli 2025.

Kepala Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Ruteng, Decky Irmawan menjelaskan, meski umumnya cerah berawan, kondisi suhu muka laut di wilayah Manggarai diprediksi berkisar 26 C – 29 C, memungkinkan terjadi penguapan.

Kemudian masa udara basah terkonsentrasi lapisan ketinggian hingga 700 mb (3136 m).

Pardede kembali menerangkan cuaca 24 jam terakhir umumnya cerah berawan. Namun berpotensi hujan ringan pada sore hari.

Suhu udara di Kabupaten Manggarai  diprediksi berkisar 14.1°C — 24.0°C dengan kelembapan udara antara 73 persen- 94 persen.

“Angin umumnya bertiup dari Timur Laut – Tenggara dengan kecepatan 2-11 Km/jam, sementara, suhu muka laut di wilayah Manggarai memungkinkan terjadinya penguapan,” ujarnya, Jumat, 11 Juli 2025.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan oleh kondisi cuaca, terutama nelayan, petani ataupun masyarakat umum.

Menanggapi prediksi BMKG itu, seorang nelayan di pesisir pantai utara Kecamatan Reok, Sarifudin Isla mengaku tidak cemas meski laut memungkinkan terjadinya penguapan.

Ia bilang, imbauan tentang kondisi cuaca yang dikeluarkan BMKG hanya bersifat prediksi, semoga tidak terjadi.

Pengalamannya selama 20 tahun melaut, Sarifudin mengaku sudah pernah merasakan bagaimana suhu permukaan laut ketika sedang naik, kadang datang angin kencang dan kadang gelombang tinggi.

Meski demikian, ia jarang cemas menghadapi situasi cuaca seperti itu karena sudah terbiasa.

Sarifudin hanya berharap jangan terjadi hujan, karena jika hujan turun semua aktivitas tangkapan yang saban hari ia lakukan akan terhambat.

“Yang penting jangan hujan, karena kalau hujan nelayan tidak bisa turun laut, ikan pasti tidak ada, pekerjaan nelayan akan terhambat. Tapi kalau soal prediksi kondisi suhu permukaan laut kami tidak cemas karena sudah terbiasa tiap hari mencari ikan di tengah lautan lepas dengan kondisi cuaca yang memperhatinkan,” tutur Sarifudin per telepon, Jumat pagi.

“Intinya jangan hujan om,” imbuh dia.

Penulis: Berto Davids

BMKG BMKG Manggarai Manggarai
Previous ArticleSekarang Petani di Manggarai Bisa Laporkan Kerusakan Irigasi melalui Aplikasi Larisa
Next Article Atlet Taekwondo Kota Kupang Dikeluarkan dari SKO NTT, Keluarga Tempuh Jalur ‘MeJa Rakyat’

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.