Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Korban Bencana di Mauponggo Terserang Diare, Satu Keluarga Dirawat Intensif
Regional NTT

Korban Bencana di Mauponggo Terserang Diare, Satu Keluarga Dirawat Intensif

By Redaksi17 September 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Satu keluarga asal Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo terbaring di Puskesmas Mauponggo, Rabu, 17 September 2025 karena terserang diare (Foto: Patrianus Meo Djawa/ VoxNTT.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, VoxNTT.com – Memasuki hari ke-9 pascabanjir bandang yang melanda Kecamatan Mauponggo, sejumlah korban terdampak mulai terserang penyakit.

Kelangkaan air bersih yang dibutuhkan untuk menjamin sanitasi warga diduga menjadi penyebab munculnya wabah. Akibatnya, satu keluarga asal Desa Sawu harus dilarikan ke Puskesmas Mauponggo untuk mendapat perawatan intensif.

Keluarga tersebut terdiri dari seorang ibu berinisial MGK (44) bersama dua anaknya, FN (12) dan EA (9).

Petugas medis Puskesmas Mauponggo menyebutkan, ketiga pasien masuk ruang perawatan pada pukul 09.00 WITA dengan gejala mual, sakit perut, muntah, dan diare. Hasil pemeriksaan awal memastikan mereka terserang diare.

“Masuk tadi jam sembilan, gejalanya diare,” ujar seorang tenaga medis, Rabu, 17 September 2025.

Saat ini para pasien masih dirawat di ruang wanita Puskesmas Mauponggo dalam kondisi lemas. Mereka telah mendapat tindakan medis berupa pemasangan infus dan obat-obatan untuk mengatasi diare.

Sementara itu, hingga hari ke-9 pascabanjir bandang di Kabupaten Nagekeo, masih terdapat tiga korban jiwa yang belum ditemukan.

Tim SAR gabungan telah menghentikan operasi pencarian setelah tujuh hari melakukan upaya maksimal. Meski demikian, pencarian tetap diupayakan dengan bantuan anjing pelacak milik Polda NTT.

Di sisi lain, sejumlah dinas teknis terus melakukan analisis kerugian dampak bencana sesuai bidang masing-masing, seperti Dinas PUPR, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perumahan dan Tata Kota, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, serta BLUD SPAM.

Khusus Dinas PUPR, saat ini sedang melanjutkan pembangunan jembatan darurat Teo Dhae 1 dan Teo Dhae 2 melalui pemasangan bronjong dan perakitan bailey.

Sementara itu, BPBD Nagekeo bersama pihak ketiga terus melakukan pembersihan material longsor di sejumlah ruas jalan, di antaranya ruas Sawu–Mulakoli, Maukeli–Boloroga, Boloroga–Wolo Co’o, Aewoe–Wayupea, serta Mauponggo–Pu’u Wada.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Banjir Nagekeo Kecamatan Mauponggo Nagekeo
Previous ArticleKeterangan Ahli di Sidang Eks Kapolres Ngada Dinilai Menyesatkan
Next Article SMPN 6 Poco Ranaka Terima Dana Revitalisasi Rp4,5 Miliar dari APBN, Progres Pembangunan Capai 13 Persen

Related Posts

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026

KPK Diminta Awasi Pengelolaan Dana Bantuan Bencana di Nagekeo

22 Agustus 2026
Terkini

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.