Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tahun 2025, Angka Kemiskinan di Manggarai Turun 0,91 Persen di Bawah Angka Provinsi NTT
Regional NTT

Tahun 2025, Angka Kemiskinan di Manggarai Turun 0,91 Persen di Bawah Angka Provinsi NTT

By Redaksi26 September 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manggarai, Yosef Danu. (Foto: Berto Davids/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Angka kemiskinan di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami penurunan sebesar 0,91 persen berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada Maret 2025 lalu.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manggarai, Yosef Danu mengatakan, dengan turunnya angka kemiskinan 0,91 persen ini, maka tingkat kemiskinan di Kabupaten Manggarai juga turun menjadi 18,10 persen, lebih rendah dari 19,01 persen pada Maret 2024.

Tak hanya angka kemiskinan yang mengalami penurunan, jumlah penduduk miskin di wilayah itu juga berkurang menjadi 2571 orang, dibawah angka Provinsi NTT.

Yosef menjelaskan, pada Maret 2025 lalu, rata-rata garis kemiskinan Kabupaten Manggarai tercatat sebesar Rp.472.888 per kapita per bulan.

Garis kemiskinan tersebut dihitung berdasarkan pengeluaran kebutuhan dasar rumah tangga, baik makanan maupun non makanan.

Sementara indeks kedalaman kemiskinan (P1) Maret 2025, kata Yosef, meningkat sebesar 0,69 persen dari 2,88 persen pada Maret 2024.

Selain itu indeks keparahan kemiskinan (P2) juga mengalami peningkatan pada periode yang sama, yakni sebesar 0,34 persen dari 0,66 persen pada Maret 2024.

“Ini menunjukan bahwa rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan sedikit melebar dan ketimpangan distribusi pengeluaran di antara penduduk miskin sedikit meningkat,” jelas Yosef kepada VoxNtt.com, Jumat, 26 September 2025 di Ruteng.

Yosef menambahkan, bila dibandingkan dengan tingkat kemiskinan di Provinsi NTT secara umum, pada Maret 2025 tingkat kemiskinan Provinsi yang dipimpin Gubernur Melki Laka Lena itu sebesar 18,60 persen.

Namun dari 18,60 persen itu terdapat 12 Kabupaten yang tingkat kemiskinannya di bawah angka itu, termasuk Manggarai, sementara 10 Kabupaten lainnya memiliki tingkat kemiskinan di atas angka Provinsi NTT itu.

Tingkat kemiskinan tertinggi tercatat di Kabupaten Sumba Tengah sebesar 29,23 persen, sedangkan tingkat kemiskinan terendah terdapat di Kota Kupang, yakni hanya 7,57 persen.

Dengan angka itu, Kota Kupang menjadi satu-satunya Kabupaten/Kota di Provinsi NTT yang tingkat kemiskinannya di bawah angka nasional yang sebesar 8,47 persen.

Penulis: Berto Davids

BPS Manggarai Kabupaten Manggarai Manggarai
Previous ArticleMediasi Gagal, Gugatan Kakak Beradik terhadap Paman di Kupang Dilanjutkan ke Persidangan
Next Article Dukung Program Prioritas Nasional, Pemkab Berkomitmen Manggarai Barat Bebas TBC di Tahun 2030

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.