Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Gubernur NTT Dorong HUT ke-60 GKR Jadi Gerakan Ekonomi Jemaat melalui OVOP
Regional NTT

Gubernur NTT Dorong HUT ke-60 GKR Jadi Gerakan Ekonomi Jemaat melalui OVOP

By Redaksi27 September 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Acara HUT ke-60 GKR yang berlangsung di GOR Nekmese SoE, Jumat, 26 September 2025
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, VoxNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mendorong agar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Gerakan Kebangunan Rohani (GKR) di SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dikembangkan menjadi gerakan One Village One Product (OVOP) sebagai upaya pemberdayaan ekonomi jemaat dan komunitas.

Hal ini disampaikan Gubernur Melki dalam sambutannya pada acara HUT ke-60 GKR yang berlangsung di GOR Nekmese SoE, Jumat, 26 September 2025.

Menurut Melki, peristiwa iman yang melatarbelakangi GKR memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi wisata religius yang berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan momentum spiritual ini untuk pengembangan produk-produk lokal yang mendukung pemberdayaan ekonomi.

“Kita bisa menjadikan kegiatan ini menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi jemaat, pemberdayaan ekonomi komunitas, di mana komunitas kelompok doa kita, kelompok gereja di sekitar sini, dan juga komunitas-komunitas yang kita bangun bisa memiliki produk yang bisa nanti dipersembahkan dalam hal ini,” ujarnya.

Selain aspek ekonomi, Gubernur Melki juga mengajak umat untuk merenungkan makna pelayanan yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada kegiatan di dalam gereja, tetapi juga melalui kehadiran nyata di tengah masyarakat.

“Tema perayaan tahun ini ‘saling mengasihi’, artinya kita semua diajak untuk berefleksi bahwa kasih bukan sekedar perasaan. Kasih adalah tindakan nyata yang tumbuh dari iman, kebajikan, dan dinyatakan dalam persaudaraan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati TTS, Johny Army Konoy, menyatakan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten terhadap kegiatan GKR yang dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Semoga Pemkab TTS dapat mengalokasikan anggaran untuk mendukung kegiatan ini pada tahun-tahun selanjutnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Gerakan Kebangunan Rohani (GKR) merupakan peristiwa rohani yang terjadi pada 26 September 1965 di SoE, di mana terjadi peristiwa luar biasa yakni air berubah menjadi anggur. Sejak saat itu, gerakan ini telah melahirkan banyak pelayan Injil yang tersebar ke berbagai daerah di Indonesia bahkan hingga mancanegara.

Peringatan HUT ke-60 GKR tahun ini dihadiri oleh sekitar 8.000 peserta dan para penginjil dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Timor Leste, Malaysia, Belanda, Australia, Tiongkok, dan Singapura.

Penulis: Herry Mandela

Gubernur NTT Melki Laka Lena Timor Tengah Selatan
Previous ArticlePulau Padar: Antara Investasi dan Tanggung Jawab Ekologis
Next Article SMAS Santo Gregorius Reo Gelar Rekoleksi untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.